Pengurus Terpilih Diharapkan Tingkatkan Hak Perempuan Pedagang Pasar Vanuatu

share on:
Produk kebun baru yang dijual di pasar utama kota Lenakel, Pulau Tanna, Vanuatu. - RNZI/Jamie Tahana
Produk kebun baru yang dijual di pasar utama kota Lenakel, Pulau Tanna, Vanuatu. – RNZI/Jamie Tahana

Jayapura, Jubi – Manajer proyek dari PBB berharap agar asosiasi pedagang dan pengurus baru yang akan dipilih nanti mampu meningkatkan keterwakilannya dan memperhatikan kondisi kerja para perempuan pedagang di pasar Luganville, Vanuatu.

Menjual hasil produksi perkebunan dan kerajinan tangan di pasar merupakan sumber pendapatan penting bagi banyak keluarga di Pasifik. Namun, para perempuan yang sehari-hari berdagang sering kali kurang terwakili, dan tidak memiliki suara dalam proses pengambilan suatu keputusan.

Koordinator Proyek Nasional Pasar untuk Perubahan, Morris Kaloran, mengatakan dengan membentuk asosiasi pedagang pasar diharapkan agar hak suara perempuan bisa diakomodir.

Ia mengatakan perempuan pedagang itu harus melakukan perjalanan selama berhari-hari untuk mencapai pasar, sering dimaki, dan bekerja dalam kondisi yang buruk.

“Saya percaya bahwa dengan membentuk asosiasi pedagang pasar itu akan memberi mereka banyak kesempatan untuk mengangkat isu-isu yang mempengaruhi mereka secara langsung dari pembungkaman yang telah menimpanya,” kata Kaloran seperti dikutip dari Radio New Zealand, Senin (27/6/2016).

“Kita tahu di masa depan akan ada banyak perbaikan di pusat pasar, dengan ide-ide baru yang dikemudikan oleh asosiasi,” ucapnya.

Morris Kaloran mengatakan pihaknya akan melakukan pemungutan suara pada Selasa (28/6/2016) untuk menentukan eksekutif proyek Pasar untuk Perubahan. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pengurus Terpilih Diharapkan Tingkatkan Hak Perempuan Pedagang Pasar Vanuatu