Membangun Papua Bukan Untuk Mencari Kekayaan

share on:
Ketua Fraksi Hanura, Yan Permenas Mandenas - Jubi/Arjuna
Ketua Fraksi Hanura, Yan Permenas Mandenas – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Papua, Yan Permenas Mandenas menyatakan, siapapun yang ingin berperan membangun Papua jangan pernah berpikir untuk mencari kekayaan.
Ia mengatakan, apapun profesi seseorang, ketika ingin berperan membangun Papua, jangan berpikir akan kaya sepanjng kondisi masyarakat belum sejahtera.

“Nanti generasi dibawa kita yang menikmati. Kita cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan fasilitas. Sudah menjadi hukum alam, apa yang kita dapat akan kembali ke masyarakat,” kata Yan Mandenas dalam acara buka puasa DPD Hanura Papua bersama insan pers di Kota Jayapura, akhir pekan lalu.

Menurutnya, apa yang dilakukan hari ini untuk Papua, demi kepentingan generasi berikut. Dampaknya akan dirasakan generasi mendatang. Untuk itu jangan pernah berpikir mengabdi di Papua untuk memperkaya diri.

“Biarlah apa yang kita lakukan kini dinikmati anak cucu kita atau generasi berikut. Generasi 20 atau 30 tahun mendatang. Kita berharap beberapa tahun mendatang, orang Papua di pelosok tak lagi menderita, tak lagi miskin, tak lagi tertinggal, tak lagi menangis dan lainnya,” ucapnya.

Kata Ketua Fraksi Hanura DPR Papua itu, hingga kini masih banyak masyarakat Papua, baik asli Papua maupun non Papua, belum memahami benar konteks pembangunan dalam kerangka Otonomi Khusus (Otsus).

“Ini berarti semua pihak di Papua, baik para pemangku kepentingan maupun pihak terkait lainnya, belum bekerja maksimal sehingga pesan kebijakan pembangunan dalam kerangka Otsus belum sampai dan dimengerti jelas masyarakat,” katanya.

Terpisah, anggota Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Emus Gwijangge mengatakan, siapapun yang ingin membangun Papua silahkan. Namun harus sungguh-sungguh. Bukan dengan tujuan mencari keuntungan pribadi atau kelompok.

“Kalau orang dari luar Papua ingin ikut berperan membangun Papua tak masalah. Selama niatnya memang tulus. Bukan karena kepentingan. Mencari keuntungan dengan mamanfaatkan Papua dan masyarakat Papua,” kata Emus. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Membangun Papua Bukan Untuk Mencari Kekayaan