Oknum Wartawan Peras Pengusaha Kayu

share on:
Ilustrasi
Ilustrasi

Sorong, Jubi – Salah satu oknum wartawan di Sorong, Papua Barat, berinisial DW diduga memeras salah satu pengusaha kayu Haji Laute, warga pasar Remu, Kota Sorong.

DW yang mengaku berasal dari media Mabes akhirnya harus berurusan dengan polisi di Polres Sorong Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut keterangan Haji Laute ia pertama kali bertemu DW di pulau Megah pekan lalu. Ketika itu DW menuduh usaha Laute illegal sehingga ia meminta uang sebesar Rp 4 juta untuk “kunci” mulut.

“Dia datangi saya pas di pulau. Dia bilang usaha saya ini ilegal. Saya bingung karena di sini banyak pengusaha kayu, tapi kenapa cuma saya yang didatangi?” kata Laute kepada Jubi di Sorong, Jumat (1/7/2017).

Ketika itu Laute panik dan bingung. Namun DW menunjukkan kartu identitas dan lencana miliknya. Laute yang akhirnya termakan omongan DW kemudian mengiyakan kemauan DW. Tetapi saat itu kata Laute, dirinya hanya memiliki uang sebesar Rp 2 juta.

“Makanya dia paksa saya cari pinjaman dengan cepat karena dia bilang dia mau berangkat. Terpaksa saya pinjam ke tetangga dan cuma dapat satu juta,” katanya.

Setelah menerima sejumlah uang itu DW pun langsung pergi.

Seminggu setelah itu DW kembali mendatangi rumah Laute untuk meminta uang. Laute dan anaknya yang kebingungan dan merasa dirugikan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sorong Kota.

Tak lama setelah itu kepolisian tiba di TKP dan langsung menggelandang DW ke Mapolres Sorong Kota.

Dari hasil interogasi DW mengaku bahwa dirinya mendapat informasi tentang usaha milik Laute dari seseorang bernama Robeka. Dari Robeka pula DW mengaku mendapat arahan untuk memeras Laute.

“Pertama saya minta Rp 4 juta terus dikasih Rp 3 juta. Iya, saya datang kedua kali untuk minta lagi,” kata DW.

DW juga mengaku bahwa dirinya mengetahui kediaman Laute dari  masyarakat sekitar tempat Laute tinggal. Dari tangan DW, pihak Kepolisan  menyita lencana, kartu identitas HP Samsung. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Oknum Wartawan Peras Pengusaha Kayu