Setidaknya 115 Tentara Tewas di Sudan Selatan

share on:

A man waves South Sudan's national flag as he attends the Independence Day celebrations in the capital JubaJuba, Jubi – Setidaknya 115 tentara dari faksi-faksi bertikai di Sudan Selatan tewas dalam pertempuran yang berlangsung di ibu kota, Juba, kata juru bicara militer oposisi, Sabtu (9/7/2016).

Pertempuran terjadi di tengah rapuhnya proses perdamaian di negara yang masih belum pulih dari perang dua tahun itu.

Bentrokan senjata muncul pada Jumat (8/7) petang di dekat gedung negara, tempat Presiden Salva Kiir dan wakil presiden Riek Machar sedang melakukan pembicaraan.

Kedua sosok, yang sebelumnya bersaing, itu tidak tahu faktor apa yang menjadi pemicu munculnya pertempuran baru antara faksi-faksi yang mereka pimpin. Namun, keduanya meminta semua pihak untuk tenang.

Juru bicara militer faksi Machar, William Gatjiah Eng, mengatakan pertempuran berlangsung di dekat gedung negara dan di barak-barak tentara.

“Pada pagi hari, kami mengumpulkan dan menghitung ada 35 personel (meninggal) dari SPLM-10 (faksi pimpinan Machar) dan 80 orang dari pasukan pemerintah,” ujarnya.

Deng mengatakan jumlah itu bisa meningkat di pihak Machar “karena ada beberapa prajurit yang luka berat”.

Belum ada komentar dari pihak pemerintah menyangkut situasi di Juba.

Setidaknya lima tentara tewas pada Kamis dalam bentrokan serupa antara kedua pihak.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Setidaknya 115 Tentara Tewas di Sudan Selatan