Ratusan Guru Disebarkan ke Pedalaman Merauke

share on:
Para guru yang sedang berada di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke untuk mempertanyakan uang lauk pauknya – Jubi/ Frans L. Kobun
Para guru yang sedang berada di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke untuk mempertanyakan uang lauk pauknya – Jubi/ Frans L. Kobun

Merauke, Jubi – Lebih dari 100 guru dikontrakkan untuk disebarkan ke pedalaman kabupaten Merauke untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kekurangan guru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Yohanis Samkakai mengatakan ratusan guru, baik guru SD maupun SMP telah disebarkan di kampung-kampung. Dari ratusan guru yang dikirim sebanyak 25 orang guru SMP.

“Memang kita lebih memfokuskan kepada guru kontrak yang akan mengabdi di SD, karena selama ini, praktis kegiatan belajar mengajar tak berjalan normal,” katanya di Merauke, Kamis (14/7/2016).

Menurutnya program rekrutmen ratusan guru kontrak itu menjadi agenda pihaknya tiap tahun, mengingat selalu ada kekurangan guru di kampung-kampung di daerah pedalaman.

“Tidak dapat dipungkiri jika banyak guru sedang di kota melanjutkan studi sesuai tuntutan kurikulum,” katanya.

Ketua Komisi A DPRD Merauke, yang membidangi masalah pendidikan, Moses Kaibu menjelaskan, salah satu persoalan hingga proses belajar mengajar tak berjalan, akibat guru tak berada di tempat tugas.

“Hampir setiap hari saya mendapat keluhan dari masyarakat terkait ketiadaan guru di kampung,” kata Moses.

Khusus di kampung-kampung di Pulau Kimaam, demikian Moses, praktis proses belajar mengajar tidak berjalan. Ketika anak-anak datang ke sekolah, justru gurunya tak berada di tempat dengan alasan sedang melanjutkan studi. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ratusan Guru Disebarkan ke Pedalaman Merauke