Jan Ayomi: Jangan Sampai Anak Cucu Menanggung Dosa Otsus

share on:
Yan Ayomi - Jubi/Roberth Wanggai
Yan Ayomi – Jubi/Roberth Wanggai

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Jan Ayomi menyatakan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus benar-benar dinikmati masyarakat asli Papua. Jangan sampai anak cucu menanggung dosa.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan kini 80 persen dana Otsus sudah diberikan ke kabupaten/kota. Yang tersisa di provinsi kini hanya 20 persen. Kini pejabat di daerah mulai dari bupati hingga wali kota adalah orang asli Papua. Gubernur/wakil gubernur dan dan pimpinan legislatif di Papua juga orang asli Papua. Untuk itu tak ada alasan dana Otsus tak bisa dinikmati masyarakat asli Papua terutama yang hidup di kampung-kampung.

“Saya tidak mau nanti dosa besar buat kita punya keturunan. Kita mau salahkan siapa. Mau salahkan pendatang? Pendatang sudah tidak pegang jabatan. Kini orang Papua yang harus mengurus masyarakatnya sendiri. Dana itu harus benar-benar dirasakan semua masyarakat asli Papua mulai dari kota hingga ke kampung,” kata Jan Ayomi, Kamis (21/7/2016).

Menurutnya, ia pernah menyampaikan ke Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Ketua DPR Papua, Yunus Wonda jika memungkinkan masyarakat asli Papua diberikan dana Otsus langsung dalam bentuk uang. Ia mengajak semua pemangku kepentingan di Papua agar menyatukan persepsi membangun masyarakat yang ada di kampung-kampung.

“Di provinsi ada dana lagi. Dana datang langsung turun ke kabupaten/kota. Bukan di provisi. Sebesar 80 persen dana Otsus sudah turun ke daerah. Gubernur dan wakilnya serta DPR Papua sudah berjuang. Kini kembali kepada pejabat yang ada di kabupaten/kota. Mereka harus kreatif mengatur dana itu agar masuk benar-benar dirasakan orang asli Papua,” ucapnya.

Katanya, para pejabat di Papua perlu mengintropeksi diri. Apakah sudah bekerja sesuai harapan masyarakay dan tanggungjawabnya atau tidak. Masyarakat tak mungkin disalahkan. Perlu rumusan jitu agar pengelolaan dana Otsus bisa terlaksana sesuai yang diharapkan.

“Kami ana-anak Papua yang punya jabatan, harus punya tanggungjawab terhadap rakyat Papua. Saya teman-teman mendukung upaya gubernur dan wakil gubernur juga pemerintah daerah mempercepat kesejahteraan rakyat melalui dana Otsus ini,” katanya.

Terpisah Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, Orwan Tolli Wone mengatakan, kini dana Otsus sebagian besar diberikan ke kabupaten/kota.

“Kini tinggal bagaimana pemerintah kabupaten/kota apakah serius memperhatikan masyarakatnya atau tidak,” kata Orwan.

Menurutnya, dana Otsus itu peruntukannya sudah jelas. Ada untuk pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan lainnya. Untuk itu pemerintah kabupaten/kota jangan melaksanakan program di luar apa yang sudah diatur. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jan Ayomi: Jangan Sampai Anak Cucu Menanggung Dosa Otsus