Selenggarakan ‘Occupy Central’ 2014, Anak Muda Pemimpin Demo Dihukum Bersalah

share on:
Joshua Wong (tengah) anak muda pemimpin Occupy Central, Hongkong - shazzarazza.com
Joshua Wong (tengah) anak muda pemimpin Occupy Central, Hongkong – shazzarazza.com

Jayapura, Jubi – Pengadilan Hong Kong, pada Kamis (21/7/2016),  menjatuhkan hukuman bersalah kepada Joshua Wong, anak muda aktivis pro demokrasi, karena memimpin kegiatan berkumpul pada demonstrasi damai yang melumpuhkan lokasi-lokasi penting di negeri yang berada dalam kekuasaan Tiongkok sejak 2014 itu.

Wong yang baru berusia 19 tahun, dinyatakan bersalah karena mengajak orang lain bergabung pada reli yang menyebabkan gelombang protes pro demokrasi satu setengah tahun lalu, ketika para aktivis mendirikan pagar manusia di depan kompleks kantor-kantor pemerintah.

“Apapun resikonya, berapapun harganya, kita akan terus berjuang melawan penindasan pemerintah,” demikian pernyataan Wong yang mulai dikenal namanya sejak usia 15 tahun karena memaksa pemerintah Hong Kong menghentikan sementara skema pendidikan nasional pro-Tiongkok di sekolah-sekolah, demikian kata reporter.

Demonstrasi jalanan yang dikenal sebagai ‘Occupy Central’ (Duduki Central) di hari ke-79 melumpuhkan sebagian wilayah Hong Kong dan menjadi demonstrasi paling berani yang secara terbuka menantang kepemimpinan Partai Komunis di Beijing selama puluhan tahun.

Dua pemimpin mahasiswa lainnya juga dinyatakan bersalah terkait reli tersebut. Alex Chow dinyatakan bersalah karena menyelenggarakan pertemuan umum, dan Nathan Law karena  mengajak orang untuk terlibat. Keduanya mengatakan belum tahu apakah akan mengajukan banding atau tidak.

Sebelum mengumumkan putusan peradilan, Magistrate June Cheung Tin-ngan, mengakui bahwa kasus tersebut adalah kasus sensitif, namun dia katakan pengadilan tidak bisa dipengaruhi dan “sama sekali bukan tempat untuk atasi masalah-masalah kemasyarakatan“.

Direktur Amnesty Internasional Hong Kong, Mabel Au menyatakan tuntutan tersebut tidak jelas dan hanya digunakan untuk balas dendam politik para pejabat.

Hukuman akan dijalankan pada 15 Agustus mendatang. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Selenggarakan ‘Occupy Central’ 2014, Anak Muda Pemimpin Demo Dihukum Bersalah