Subsidi Penerbangan Perintis Masih Dikoordinasikan

share on:
Ilustrasi Pesawat Perintis - Jubi/IST
Ilustrasi Pesawat Perintis – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Dinas Pehubungan Provinsi Papua mengklaim, program subsidi penerbangan perintis sebesar Rp80 miliar saat ini masih dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya, di Jayapura, Kamis (21/7/2016) menjelaskan, subsidi 80 miliar yang bakal dialokasikan untuk penerbangan perintis di Papua, tidak hanya dari pemerintah provinsi, tetapi pihaknya mengupayakan agar ada sharing dana dengan pemerintah pusat.

“Kami harapkan agar usulan bisa diakomodir oleh DPRP, karena ini kan berkaitan dengan kebutuhan masyarakat banyak,” katanya.

Djuli menegaskan pihaknya juga tengah mendiskusikan dengan penerbangan perintis terkait jadwal waktu kedatangan dan keberangkatan (slot time), karena jika waktu terbang mepet dikuatirkan subsidi tidak maksimal.

“Kalau misalnya berangkat pagi terus tiba kembali di bandara Sentani pada pukul 13.00-14.00 WIT, kan tidak efektif,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya menyakini jika dikemas dengan baik, maka subsidi yang digelontorkan dapat berjalan dengan baik. “Ya, kami harapkan subsidi ini bisa bermanfaat bagi pelayanan perintis di Papua,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe menekankan Dinas Perhubungan diminta untuk mengatur secara baik, agar tidak terjadi monopoli.

“Tolong Dinas Perhubungan atur baik, semua penerbangan perinstis yang melayani di Papua harus dapat subsidi,” kata Lukas Enembe, Rabu (8/6/2016). (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Subsidi Penerbangan Perintis Masih Dikoordinasikan