Hasil Seleksi 14 Kursi Otsus Ditangguhkan Gubernur

share on:
Gubernur Papua Lukas Enembe - Dok Jubi
Gubernur Papua Lukas Enembe – Dok Jubi

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe menangguhkan 42 nama kandidat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) dari jalur Otonomi Khusus (Otsus) sebagaimana amanat UU nomor 21 tahun 2001.

Hal itu dilakukan menyusul 42 nama yang beberapa pekan lalu sudah diumumkan oleh lima orang Panitia Seleksi (Pansel) yang resmi bekerja usia dilantik oleh Gubernur Lukas Enembe pada April lalu, dianggap tak sesuai dan banyak mendapat protes.

“Soal 14 kursi kami tarik kembali karena diputuskan Pansel. Padahal, seharusnya Pansel membawa nama ke Majelis Rakyat Papua (MRP) kita mintakan agar ada persetujuan pemerintah, tapi itu tak dilakukan. Jadi ada permainan pansel di sini,” kata Gubernur Lukas kepada wartawan di ruang VIP Bandara Sentani, Minggu (24/7/2016).

Menurut Gubernur Lukas, sesuai amanat UU Otsus, para kandidat anggota DPRP merupakan hasil seleksi yang benar-benar berasal dari para Tokoh Masyarakat dan Adat dari daerah yang selama ini memang belum ada keterwakilan di DPR Papua.

“Yang terjadi hasilnya malah kebanyakan orang-orang yang terlibat dalam partai politik. Jadi yang terseleksi 42 nama itu kami kembalikan ke Pansel,” ujarnya.

Gubernur mengaku sudah bersurat ke MRP guna menarik kembali surat pertama tentang

hasil seleksi. Apalagi, saat surat pertama dilayangkan masa jabatan MRP sudah usai sehingga hasil dilakukan tanpa melakukan pleno soal penetapan keaslian orang Papua.

“Kini kami sudah bersurat juga pada pemerintah Pusat dan MRP diperpanjang lagi Tiga bulan, sehingga mendapat kesempatan untuk membentuk tim seleksi keaslian orang Papua untuk keanggotaan DPRP dari 14 kursi itu,” katanya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Hasil Seleksi 14 Kursi Otsus Ditangguhkan Gubernur