Pemkab Malinau Aktifikan Penjagaan Pos Pemantau DAS

share on:
Anak-anak berenang di Sungai Malinau – IST
Anak-anak berenang di Sungai Malinau – IST

Malinau, Jubi – Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, saat ini mengaktifkan penjagaan lima pos pemantau daerah aliran sungai (DAS,) bekerjasama dengan perusahaan tambang, untuk menjaga keamanan air sungai dari pencemaran.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Malinau, Tomy Labo, di Malinau melalui pernyataan tertulisnya, Sabtu (23/7/2016) mengungkapkan, penjagaan pos pemantau pada sejumlah DAS ini akan melibatkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), satpol PP, BLHD, perusahaan tambang dan pemerintah kecamatan.

Ia mengungkapkan, pos penjagaan induk ditempatkan di jembatan 3 BDMS, pos pemantau ke-2 pada Sungai Rian karena disekitar sungai ini ada dua perusahaan yang beroperasi, yaitu PT BDMS dan MA.

Kemudian akan ditempatkan satu pos di DAS Malinau dekat perusahaan tambang AMMK , satu pos pantau di Sungai Sidi PT KPUC ditambah satu pos pantau di Sungai Seturan.

Semua sungai-sungai di derah itu bermuara di Sungai Malinau di Long Loreh. Sehingga kalau ada salah satu sungai yang keruh, sudah pasti terpantau sumber titik asalnya itu, ungkap Tomi Labo.

Menurut Tomi Labo, upaya ini akan mengantisipasi terjadinya kekeruhan air sungai di Kabupaten Malinau, untuk bisa segera diketahui langsung melalui pos pantau tersebut. Saat ini pos-pos yang dimaksud itu masih dalam tahap rehabilitasi.

Ia juga mengakui, untuk merealisasikan secara optimal penjagaan pos pantau DAS tersebut saat ini masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk penempatan petugas pada setiap pos.

Kegiatan itu sendiri, menurutnya, merupakan masukan Pemkab Malinau dan DPRD setempat yang perlu ditindaklanjuti dinas teknis dalam rangka menjaga kebersihan air dari kekeruhan akibat limbah tambang, atau limbah bencana alam. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkab Malinau Aktifikan Penjagaan Pos Pemantau DAS