Disparbud: Empat Aspek Tunjang Pariwisata Biak

share on:
Bandar Udara Frans Kaisepo, Kabupaten Biak - JUbi/IST.
Bandar Udara Frans Kaisepo, Kabupaten Biak – JUbi/IST.

Biak, Jubi – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Papua, Yubelius Usior mengatakan, empat aspek menjadi penunjang sektor pariwisata yatu promosi, kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta penerbangan langsung.

“Oleh karena itu, pembukaan kembali rute penerbangan langsung internasional dari dn ke Bandara Frans Kaisiepo Biak, penting dilakukan,” kata Kadisparbud Yubelius Usior, Selasa (26/7/2016).

Ia menyebut, jajaran Disparbud Biak setiap tahun terus memprogramkan kegiatan kepariwisataan daerah untuk menarik minat kunjungan wisatawan ke wilayah paling Timur Indonesia.

Untuk pembukaan rute penerbangan internasional, menurut Kadisparbud Yubelius, pihak Pemkab bersama PT Angkasa Pura 1 instansi terkait sudah menyampaikan keinginan pengoperasian kembali rute internasional dari Bandara Frans Kaisiepo Biak.

“Ya, untuk kapan realisasi pembukaan jalur penerbangan internasional dari bandara Biak hingga kini masih menunggu kebijakan pemerintah pusat,” katanya.

Kadisparbud Yubelius mengakui, potensi pariwisata alam dan budaya dimiliki Kabupaten Biak Numfor sangat alami dan memiliki keunikan sehingga harus ditopang dengan sarana penunjang lain.

Dia optimistis jika empat fasilitas penunjang dipenuhi pemerintah maka kedepan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Biak Numfor dapat meningkat lebih banyak.

Berdasarkan data pemkab Biak Numfor telah menjadikan kawasan perairan Kampung Samberpasi sebagai pusat pengembangan sektor kemaririman dan kepariwisataan.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke wilayah Kabupaten Biak Numfor hingga 2016 masih dominan dari negara ‘sakura’ Jepang, Eropa dan Tiongkok. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Disparbud: Empat Aspek Tunjang Pariwisata Biak