Angkatan Pertanahan Selandia Baru Kunjungi ke Sekolah-Sekolah di Tonga

share on:
Anggota satuan tugas multi-nasional yang dipimpin oleh Angkatan Pertahanan Selandia Baru baru-baru ini mengunjungi sekolah-sekolah dasar dan menengah di salah satu pulau utama di kepulauan Ha'apai Tonga. - Disediakan / NZDF
Anggota satuan tugas multi-nasional yang dipimpin oleh Angkatan Pertahanan Selandia Baru baru-baru ini mengunjungi sekolah-sekolah dasar dan menengah di salah satu pulau utama di kepulauan Ha’apai Tonga. – Disediakan / NZDF

Jayapura, Jubi – Seorang letnan Angkatan Pertahanan Selandia Baru mengatakan kegiatan mengunjungi sekolah-sekolah harus menjadi bagian rutin dari upaya kemanusiaan oleh pasukan militer di kawasan Pasifik.

Angkatan Pertahanan di Tonga memimpin kegiatan kemanusiaan dan bantuan bencana Tropic Twilight yang mencakup insinyur dari Tonga, Cina, dan Amerika Serikat.

Tujuh sekolah dikunjungi oleh anggota angkatan pertahanan untuk menyebarkan pesan tentang kesehatan gigi, rasa menghormati, dan pentingnya pendidikan.

Perencana medis untuk kegiatan itu, Letnan Aidan Bilbe, mengatakan kunjungan tersebut adalah ide spontan untuk memberikan kembali kepada masyarakat atas apa yang telah dilakukan masyarakat saat menyambut mereka. Ia menyatakan tidak akan ragu-ragu untuk melakukan kegiatan serupa lagi.

“Itu sedikit tugas dadakan di sini tapi sudah diterima dengan baik, para guru benar-benar senang bahwa kami memperkuat pesan-pesan positif mereka dan saya pikir itu adalah sesuatu yang dapat dilakukan lagi lain kali, dengan membuat tahap perencanaan dan kami harus keluar di sini dengan ide untuk melakukan itu sebelum kita kembali lagi dari Selandia Baru,” kata Letnan Bilbe, seperti dikutip dari Radio New Zealand, Senin (25/7/2016).

Letnan Bilbe mengatakan banyak siswa mengatakan bahwa mereka ingin bergabung dengan angkatan bersenjata, kelak setelah selesai sekolah.

Angkatan Pertahanan itu juga melakukan beberapa pekerjaan dalam kunjungan tersebut, di antaranya memasang tangki air dan toilet untuk seluruh kemunitas Ha’apai yang telah dilanda Tropic Twilight.

Letnan Kolonel Josh Wineera mengatakan komunitas Ha’apai hancur oleh topan. Dan, instalasi air merupakan kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan saat ini.

“Ada sejumlah ruang masyarakat dan gereja-gereja di mana kita sudah bisa menggunakan teknisi kami untuk membawa dan hanya dengan beberapa bantuan pipa tersebut dan beberapa tugas-tugas jenis rekayasa,” ucapnya.

Letnan Kolonel Wineera mengatakan blok toilet umum dan sembilan tangki air telah dipasang di dua pulau utama di Ha’apai. Proyek tersebut telah diserahkan kepada Pemerintah Tonga. (*)

Editor : Yuliana Lantipo
Sumber : RNZI
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Angkatan Pertanahan Selandia Baru Kunjungi ke Sekolah-Sekolah di Tonga