DAP: Jangan Selalu Menstigma Buruk Mahasiswa Papua

share on:
John NR Gobay - Jubi/Hengky Yeimo
John NR Gobay – Jubi/Hengky Yeimo

Jayapura, Jubi – Menyikapi dinamika yang terjadi di Asrama Kamasan I Yogyakarta beberapa pekan lalu, Dewan Adat Papua (DAP) berharap pemerintah propinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Yogyakarta tak selalu memberikan stigma negatif terhadap mahasiswa asal Papua yang menuntut ilmu di wilayah pemerintahannya.

Sekretaris II DAP, John Gobay menyampaikan kepada Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan para pemangku kepentingan di wilayah itu agar tak memberikan stigma negatif berlebihan kepada mahasiswa Papua di Yogya.

“Anak dan adik kami di Yogya hanya ingin menyampaikan pendapatnya dan berekspresi dan tentunya dilindungi oleh UUD 1945 dan UU Nomor 9 tahun 2008. Kami tidak pernah memberikan stigma negatif kapada saudara kami yang berasal dari wilayah lain di Indonesia dan tinggal di Papua,” kata John Gobay ketika menghubungi Jubi via teleponnya, Selasa (26/7/2016).

Menurut John, orang asli Papua justru memberikan ruang kepada mereka yang berasal dari wilayah lain untuk hidup dan berkembang di Papua dengan kreatifitasnya masing-masing, sesuai kemampuan yang dimiliki.

“Kami berharap Sultan Yogyakarta memberikan jaminan hidup kepada mahasiswa Papua di Yogya agar mereka bisa menuntut ilmu di propinsi itu dan kelak dapat membangun negerinya seperti yang pernah dilakukan mendiang ayah Sultan Yogyakarta pada waktu lalu,” ucapnya.

Ia memohon maaf jika mahasiswa Papua di Yogya selama ini dianggap meresahkan warga setempat. Namun kata dia, sebaiknya melihat situasi itu dari aspek psikologis.

“Mereka (mahasiswa) anak muda yang masih energik dan bersemangat dalam menyatakan sesuatu yang merupakan pendapatnya,” katanya.

Pasca pengepungan asrama mahasiswa Papua di Yogyakarta oleh aparat kepolisian dan ormas beberapa waktu lalu lantaran mahasiswa berencana turun jalan mendukung ULMWP masuk sebagai anggota tetap MSG, DPR Papua mengirim tim ke Yogya untuk bertemu berbagai pihak.

“Kami tiba di Yogya, Minggu (24/7/2016). Tim DPR Papua dipimpin Wakil Ketua III, Yanni. Tim ini terdiri dari Ketua Komisi I bidang politik, hukum dan HAM, sekretaris Komisi I dan beberapa anggota Komisi I DPR Papua serta Wakil Ketua Komisi II DPR Papua,” kata Laurenzus Kadepa, salah satu anggota Komisi I DPR Papua yang ikut dalam tim DPR Papua via pesan singkatnya.

Selain akan bertemu mahasiswa Papua, tim DPR Papua juga akan bertemu kepolisian setempat dan berupaya melobi untuk bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X serta DPRD Yogyakarta. (*)

Editor : Dominggus Mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DAP: Jangan Selalu Menstigma Buruk Mahasiswa Papua
  • petrus gobay gobat

    Kita boleh berbicara panjang lebar tetapi, kebenaran selalu menang walaupun membutukan waktu yang lama untuk membuktikan keadilan dalam kehidupan

    View Comment