Pedagang Youtefa Sibuk Atasi Banjir, Ketimbang Pendataan

share on:
Jumiati salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Youtefa, Abepura – Jubi/Roy Ratumakin.
Jumiati salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Youtefa, Abepura – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi, Robert LN Awi, mengemukakan meski ditargetkan selesai pada akhir Desember 2016, proses pendataan pedagang yang digelar Disperindagkop Kota Jayapura   belum berjalan maksimal.

“Untuk 50 orang pedagang pasar Tanjung Ria, secara keseluruhan selesai, Pasar Hamadi  tinggal 20 orang pedagang dari 300 pedagang, sementara untuk pasar Youtefa baru sekitar 300 orang dari 800 yang ditargetkan,” ujar Awi kepada Jubi, Rabu (27/7/2016)

Ketidaksesuaian data kios dan minimnya orang  yang mengurus kartu pedagang karena sibuk atasi banjir, menjadi problematika sendiri yang sering terjadi di Pasar Youtefa.

“Mereka lebih memilih mengurus dagangannya,” ujar Alwi.

Upaya pemerintah melalui tim penertiban dilakukan agar mendorong mereka mengurus kartu pedagang, terutama bagi pedagang yang usahanya menyewa kios milik pemerintah.

“Kami juga memasang spanduk ditempat strategis untuk mengingatkan agar mereka mengurus kartu pedagang,” lanjutnya.

Lahamadi, pedagang barang pecah belah mengakui belum sempat mengurus kartu tersebut, karena selalu disibukkan dengan permasalahan banjir yang terus-menerus terjadi.

“Tunggu saja, pasti kami juga akan urus itu, tapi kami minta keperluan kami juga diurus baik, ” katanya tak mau merinci secara detail. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pedagang Youtefa Sibuk Atasi Banjir, Ketimbang Pendataan