TNI AL Gagalkan Penyeludupan Kakao dan Pinang dari PNG

share on:
Anggota TNI Angkatan Laut saat menunjukan barang bukti Kakao dan Pinang yang berhasil disita oleh pihaknya dari WNA asal PNG – Jubi/Roy Ratumakin.
Anggota TNI Angkatan Laut saat menunjukan barang bukti Kakao dan Pinang yang berhasil disita oleh pihaknya dari WNA asal PNG – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Kakao dan Pinang sebanyak 18 karung 25 kg seludupan dari negara tetangga Papua Nugini yang dilakukan oleh tiga warga asing pada Kamis (28/7/2016) berhasil diamankan oleh Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal X Jayapura/ Tiga WNA tersebut diantaranya John Asep, Joseph Asep dan John Moskip.

Hal ini ditegaskan Komandan Satuan Keamanan Laut (Dan Satkamla) Lantamal X Jayapura, Mayor Laut (P) Musa Samban kepada wartawan di Jayapura.

“Kami berhasil menggagalkan penyeludupan barang tersebut. Setelah diperiksa, surat-surat untuk orangnya ada namun untuk barangnya tidak ada,” katanya.

Awal mula penangkapan Musa Samban menuturkan, enam orang anggotanya saat berpatroli di perairan Yos Sudarso memasuki Holtekamp, pihaknya mendengar suara speeadboad yang melintasi perairan tersebut.

“Saat diikuti ternyata di dalam speedboad tersebut ada tiga orang dengan muatan. Setelah ditahan ketiga orang tersebut mengaku membawa barang berupa Kakao dan Pinang,” ujarnya.

Lanjut Musa Samban, setelah diperiksa memang betul barang bawaannya Kakao dan Pinang. Namun barang-barang tersebut tidak memiliki surat resmi.

“Itu namanya menyalahi aturan sehingga mereka kami tahan dan barang bawaannya langsung kami sita di pelabuhan Satkamla X Jayapura,” katanya.

Salah satu anggota TNI AL yang ikut dalam penangkapan yang enggan menyebutkan namanya mengatakan dari informasi yang diperoleh pihaknya dari salah seorang penumpang yang membawa barang seludupan tersebut bahwa ketiga orang tersebut baru pertama kali membawa barang dari PNG ke Jayapura untuk dijual.

“Mereka sendiri saja tidak tahu berapa harga barang yang mereka bawa untuk dilepas kepada penadah yang menurut mereka ada di Base-G,” katanya sembari mengatakan bahwa ketiga WNA tersebut kini masih ditahan di ruang tahanan Satkamla Lantamal. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TNI AL Gagalkan Penyeludupan Kakao dan Pinang dari PNG