Atlet Dayung PON Fokus Latihan di Papua

share on:
Atlet dayung putri PON Papua saat berlatih di Danau Sentani-Jubi/Andre
Atlet dayung putri PON Papua saat berlatih di Danau Sentani-Jubi/Andre

Jayapura, Jubi – Atlet dayung PON Papua tidak banyak berharap untuk melakukan training center (TC) keluar Papua. Hal ini penting untuk menghindari tim lawan mengetahui cara berlatih tim dayung PON Papua.

“Fokus latihan sendiri hanya dilakukan di Papua sampai menuju PON Jawa Barat pada September nanti,” kata pelatih dayung rowing Nus Ossleky kepada Jubi di pusat pelatihan dayung di tepian Danau Sentani, Waena, Jayapura, Kamis (28/7/2016).

Dia menambahkan rowing tidak ada bedanya dengan kayak sebab sudah melakukan pra kompetisi.

“Dari rowing untuk target medali emas kami belum bisa memasang target, nanti kami lihat di lapangan saja karena kekuatan sekarang merata,” katanya seraya menambahkan soal kondisi fisik atlet dayung, semua sudah siap tempur sekarang, sebab sudah pra kompetisi jadi waktu tinggal satu bulan ini.

“Hari Sabtu nanti kami akan lakukan trail, trail sendiri dilakukan setiap dua minggu sekali. Bulan Juli setiap dua minggu kami lakukan jadi waktu untuk medali sudah ada, Cuma warna ini yang kami belum tahu,” katanya.

Ditambahkan kalau di Cabang Olahraga Dayung tidak ada satu patokan waktu, kalau di Cabor Atletik ada pemecahan rekor.

“Tapi di cabor dayung tidak ada, semua itu tergantun alam, seperti situasi ombak, angin dan itu semua bisa menghambat,” katanya.

Pelatih Osleaky mengaku saat rapat bersama Satgas, mereka tanyakan apa mau try out ikut even dalam negeri tidak ada sebab kalau mau di Asia tengara Indonesia lebih bagus.

“Jadi kalau bukan untuk sekarang tapi kedepannya nanti kita sebagai tuan rumah kalau saja pihak satgas ijinkan kami lebih memilih ke Australia, China kalau ada even,” katanya.

Sementara itu pelatih dayung Kayak PON Papua Vines Kambay mengatakan 90 persen tim dayung kayak PON Papua sudah siap tinggal tunggu bertanding.

“Memang sekarang kami lagi programnya di jarak lomba, mengetahui bagaimana dengan kemampuan jarak kita dan kemampuan mereka sudah di mana. Tinggal 10 persen untuk melatih di jarak main,” katanya.

Dia mengatakan untuk target medali sendiri dari Pemprov Papua sebanyak lima medali emas.

“Tetapi dari KONI Papua sendiri diberikan tanggung jawab sebanyak 10 medali emas. Ya kita tidak menolak juga tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin apa yang di target kan kita bisa capai atau lebih dari itu,” katanya.

Menyinggung soal fisik atlet sendiri, kata dia sudah mencapai 100 persen sudah siap untuk bertempur saja.

“Sedangkan Erni sokoy sendiri posisinya tidak diganti nomornya, dia tetap akan bermain di PON Jabar nantinya,” katanya. (Simon D)

Editor : Dominggus Mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Atlet Dayung PON Fokus Latihan di Papua