Warga Sorong Waspadai Longsor Susulan, Nelayan Tak Melaut

share on:
Kapal-kapal nelayan di Sorong memilih bersandar di dermaga dan tak melaut karena cuaca buruk beberapa hari terakhir – Jubi/Niko
Kapal-kapal nelayan di Sorong memilih bersandar di dermaga dan tak melaut karena cuaca buruk beberapa hari terakhir – Jubi/Niko

Sorong, Jubi – Cuaca buruk melanda Kota Sorong dan sekitarnya beberapa pekan terakhir. Hujan lebat pun mengguyur Kota Sorong hingga mengakibatkan kawasan Klademik 3, Worot dilanda longsor.

Ketua RT 03/RW 05 Dominggus Iek mengatakan longsor, Sabtu malam, 23 Juli 2016 mengakibatkan beberapa patahan tanah yang menggusur meninggun rumah warga.

“Kami tidur pas malam, hujan jadi ada bunyi besar ternyata ada longsor terpaksa malam-malam kami angkat tanah yang tutup rumah dan pekarangan,” katanya kepada Jubi di Sorong, Sabtu (30/7/2016).

Beberapa rumah juga mengalami musibah yang sama. Namun tidak terlalu parah sehingga saat hujan, seperti saat ini mereka enggan tidur dan tetap berjaga bila sewaktu-waktu terjadi musibah longsor.

“Kami sementara selama hujan malam tidak tidur kami jaga terus,” katanya.

Tokoh muda Kota Sorong Robertus Nauw meminta Pemerintah Kota Sorong untuk segera mencari solusi agar ada pencegahan longsor di wilayah tersebut sehingga dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi warga setempat.

Selain itu, cuaca ekstrim juga menjadikan gelombang besar di laut hingga sejumlah nelayan takut melaut selama dua hari terakhir. Apalagi pasca tenggelamnya kapal nelayan di Teminabuan bernama Makmur Badi milik Haji Haris.

Seorang nelayan Steven mengatakan nelayan akan kembali melaut jika cuaca membaik.

“Kita hanya duduk-duduk ngobrol dengan teman lainya sambil menjaga perahu di dermaga,” katanya.

Meski demikian, ia tak menampik beberapa nelayan tetap melaut.

Petugas BMKG Sorong, Budi mengatakan untuk sementara cuaca buruk dan angin masih melanda bagian perairan selantan dan Sorong. Oleh karena itu, nelayan diimbau waspada. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Sorong Waspadai Longsor Susulan, Nelayan Tak Melaut