Volume Sampah di Kota Jayapura Capai 15.000 Kubik

share on:
Kondisi Sampah yang masih menumpuk di pasar Youtefa, Abepura - Jubi - Agus Pabika
Kondisi Sampah yang masih menumpuk di pasar Youtefa, Abepura – Jubi – Agus Pabika

Jayapura, Jubi – Hingga kini volume sampah per hari di Kota Jayapura sebesar Rp 15.000 kubik sehingga sampah yang akan dibuang berkurang 500 kubik.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pemakaman Kota Jayapura Jacobus Itaar mengatakan, Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua. Banyak orang keluar-masuk di kota ini sehingga berpengaruh pada volume sampah.

“Untuk mencegah agar masyarakat tidak membuang sampah di sembarang tempat kami membuat program daur ulang sampah,” katanya kepada Jubi di Kota Jayapura, Senin (1/8/2016).

Pihaknya juga menyediakan plastik di pos-pos tertentu untuk daur ulang sampah rumah tangga.

Dari survei pihaknya sampah-sampah di TPA (tempat pembuangan akhir) hanya bisa penuh enam tahun. “Namun kalau kita melakukan pemilihan pengolahan sampah itu justru akan berkurang bisa sampai 10-15 tahun,” katanya.

Pihaknya juga berupaya menghemat anggaran untuk pembangunan TPA dari anggaran sebesar Rp 7-10 miliar.

“Kita akan terus berikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap cinta lingkungan dengan memanfaatkan sampah bernilai ekonomis,” katanya.

“Ada bank-bank sampah yang sudah kita bangun dan bekerja sama sebagai percontohan masyarakat bisa menjual sampah di bank-bank sampah yang sudah disediakan pemerintah. Bisa kertas, kardus, koran,” lanjutnya.

Sesuai peraturan daerah nomor 15 tahun 2011 pihaknya mengimbau agar warga mengingatkan dan menyosialisasikan kepada warga lainnya tentang pentingnya kebersihan.

“Kita juga sampaikan kepada RT/RW ikut sosialisasi karena warga terlibat di RT/RW untuk menyampaikannya. Kota ini milik kita. Kita jaga bersama. Jam buang sampah pukul 06.00 WIT- pukul 04.00 WIT,” katanya.

Warga Kota Jayapura Erniyati mengatakan sampah di kota ini bisa diatasi. Namun kesadaran warga dinilainya masih kurang. Oleh karena itu, memerlukan iklan atau imbauan khusus dari dinas terkait.

“Iklan yang dipasang itu mestinya dibuat dalam bentuk pin, selebaran dan kertas lalu dibagikan gratis kepada masyarkat,” katanya. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Volume Sampah di Kota Jayapura Capai 15.000 Kubik