Dewan Imbau Guru Tidak Mangkir Awal Tahun Ajaran

share on:
Anggota Komisi V DPR Papua bidang pendidikan, Iqnasius W Mimin - Jubi/Arjuna
Anggota Komisi V DPR Papua bidang pendidikan, Iqnasius W Mimin – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Ketua Fraksi Partai Golkar Ignasius W. Mimin mengimbau seluruh guru di kota maupun pedalaman untuk tidak mangkir mengajar pada awal tahun ajaran 2016.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Bidang Pendidikan itu mengatakan, awal tahun ajaran baru merupakan kesempatan pertama bagi siswa baru,  baik SD, SLTP, maupun SLTA, untuk mengenal lingkungan sekolah, kurikulum, dan mata pelajaran yang akan mereka perdalam.

“Pada awal tahun ajaran baru guru harus berada di tempat tugas, mereka harus mendampingi siswa yang baru, jadi jangan ada lagi yang bikin libur sendiri,” katanya kepada Jubi, Selasa (2/8/2016).

Menurut Mimin untuk wilayah perkotaan dan daerah yang mudah dijangkau, kemungkinan guru mangkir pada awal tahun ajaran baru kecil. Namun di daerah pedalaman yang aksesnya sulit, tidak tertutup kemungkinan masih banyak guru yang mangkir dari tempat tugas.

“Ini menjadi tugas Dinas Pendidikan di daerah bersangkutan untuk mengawasi, mereka harus memantau dan mengecek kehadiran guru-guru di sekolah yang ada di wilayah mereka,” ucapnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Nioulen Kotouki berpendapat senada. Ia bahkan berharap pemerintah tidak hanya membenahi guru di wilayah perkotaan yang aksesnya gampang. Namun juga memberikan perhatian kepada guru-guru di wilayah pedalaman.

“Tak dipungkiri selama ini banyak guru yang ditempatkan di daerah terpencil mangkir dari tempat tugas lantaran berbagai faktor, termasuk karena kekurangan sarana penunjang,” katanya.

Nioulen berharap 80 persen dana Otonomi Khusus (Otsus) yang digelontorkan ke kabupaten, di mana 15 persen untuk bidang pendidikan, benar-benar dipergunakan sebaik mungkin untuk menunjang pendidikan di daerah.

“Kita tak bisa hanya menyalahkan guru, perlu dilihat apa penyebabnya sehingga mereka jarang berada di tempat tugas, apakah karena malas atau ada penyebab lain,” ucapnya. (*)

Editor : Syofiardi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dewan Imbau Guru Tidak Mangkir Awal Tahun Ajaran