Harga Sembako Masih Tinggi di Jayapura

share on:
Pedagang di Pasar Hamadi - Jubi/Sindung
Pedagang di Pasar Hamadi – Jubi/Sindung

Jayapura, Jubi – Meski hampir sebulan Idul Fitri 1437 H lewat, harga sembako di pasar Youtefa, Abepura, Jayapura tak mengalami penurunan, terutama gula. 

Nompo, pedagang di Pasar Youtefa mengaku harga gula pasir masih tinggi Rp19 ribu per kg atau Rp850 ribu per karung.

“Minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan Rp8 ribu hingga Rp10 ribu, khususnya minyak Mubarok, sedangkan Bimoli naik Rp2 ribu per jeriken,” katanya kepada Jubi, Rabu (3/8/2016).

Kacang tanah dan kacang hijau yang juga naik Rp2 ribu hingga Rp4 ribu per kg dari harga semula Rp30 ribu per kg untuk kacang tanah dan Rp21 ribu per kg untuk kacang hijau.

“Kenaikan karena naiknya harga dari ekpedisi, jadi bukan kami yang meminta dan ini juga kami beritahukan kepada pembeli,” katanya.

Amir, pedagang telur di Pasar Youtefa mengaku harga telur juga ikut naik dari Rp52 ribu per rak menjadi Rp58 ribu per rak untuk ukuran besar. Sedangkan telur ukuran sedang menjadi Rp55 ribu per rak.

“Nggak tahu kenapa dari agen atau bos menaikkan harga, biasanya kami diberitahu, tapi ini tidak, mereka langsung saja menaikkan,” katanya.

Sholeh, penjual daging ayam mengaku harga ayam sekarang ada tiga pilihan, yaitu kecil Rp38 ribu, sedang dengan harga Rp48 ribu, dan ukuran besar dengan harga Rp54 ribu. Sedangkan harga daging sapi di pasaran sekarang Rp130 ribu hingga Rp135 ribu per kilogram.

Priyadil, seorang pembeli mengaku di Jayapura saat ini harga gula sangat murah jika dibandingkan dengan di daerah Besum, Kabupaten Jayapura. “Di Besum, Jayapura saya beli gula bisa Rp22 ribu per kilogram,” ujarnya. (*)

 

Editor : Syofiardi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga Sembako Masih Tinggi di Jayapura