Polisi Masih Periksa Pembawa Mayat Bayi Dalam Koper

share on:

 Polisi memeriksa bayi yang ditaruh di dalam koper. Bayi yang digagalkan polisi di Bandara D.E.O Sorong ini hendak diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan – Jubi/Niko

Polisi memeriksa bayi yang ditaruh di dalam koper. Bayi yang digagalkan polisi di Bandara D.E.O Sorong ini hendak diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan – Jubi/Niko
Sorong, Jubi – Polres Sorong Kota masih memeriksa penumpang Sriwijaya Air rute Sorong – Makassar, Jai, yang tertangkap di Bandara Domine Eduard Osok (D.E.O) Sorong lantaran menaruh mayat bayi berusia tiga hari di dalam koper untuk diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Hingga Senin (8/8/2016) Kepolisian masih memeriksa Jai dan Jainal bersama istrinya Ramla—orangtua bayi itu. Jai ternyata kakek bayi tersebut.

Menurut keterangan salah satu keluarga penumpang, Muchsin, mayat bayi di dalam koper itu hendak dimakamkan di Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Jainal mengatakan dirinya bersama istrik menaruh bayi itu dalam koper karena biaya kargo sangat mahal.

“Karena tidak punya biaya saya dan istri pakai cara begitu,” kata Jainal.

Diberitakan sebelumnya penumpang pesawat diamankan petugas Avsec dan Polsek KP3 Bandara D.E.O Sorong Senin pagi. Polisi menahan Jai, penumpang itu karena mencurigai adanya mayat bayi di dalam koper.

Kaur Intel Polresta Sorong Iptu Muhadi membenarkan kejadian tersebut. Namun berdasarkan keputusan keluarga besar Makassar dan kepala suku, maka kasus tersebut tidak dilanjutkan karena alasan ekonomi. Oleh karena itu, bayi tersebut akhirnya dimakamkan di Sorong. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Polisi Masih Periksa Pembawa Mayat Bayi Dalam Koper