200 Ribu Jiwa di Papua Nugini Terancam Kelaparan Akibat Musim Kering

share on:
Warga di Pegunungan Papua Nugini Menunggu Makanan/postcourrier.com
Warga di Pegunungan Papua Nugini Menunggu Makanan/postcourrier.com

Jayapura, Jubi – Bencana kekeringan mengakibatkan 200 ribu jiwa di wilayah pegunungan tinggi Papua Nugini mengalami kekurangan pangan. Menurut data yang dirilis World Food Program (WFP), mereka menderita karena kekeringan terkait gelombang El Nino selama beberapa dekade terakhir.   

Lembaga WFP mulai mendistribusikan makanan di provinsi Milne Bay dan diharapkan dapat menjangkau 50 ribu jiwa di wilayah pegunungan tinggi. “Kami telah berhasil menjangkau 127 ribu jiwa dan diharapkan mereka dapat bertahan selama enam minggu, namun kami harus mengulang lagi di tempat yang sama hingga mereka dapat bertahan sendiri,” ujar Koordinator Emergensi WFP, Mats Persson kepada Pacific Beat dan dikutip postcourrier.com pada Selasa, 9 Agustus 2016.

Meski El Nino sudah berakhir, namun masyarakat harus menunggu berbulan-bulan lagi hingga kebun mereka dapat bisa ditanami kembali dan menghasilkan makanan. Upaya pengiriman makanan ke wilayah-wilayah terpencil sangat sulit karena jalanan yang tidak dapat dilalui truk pengangkut makanan. Setelah turun dari truk, untuk mencapai lokasi rawan pangan, Persson dan timnya masih harus berjalan kaki selama dua atau empat jam. “Sangat sulit mencapai wilayah pegunungan, apalagi jika turun hujan, jalanan sulit dilalui,” ujar Persson.

Laman berita ABC melaporkan bahwa WFP masih membutuhkan bantuan donor internasional untuk menyalurkan makanan ke wilayah-wilayah rawan pangan di Papua Nugini. Selama ini, mereka melakukan kegiatannya berdasarkan dana bantuan dari Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa sebesar 9,2 juta Dolar AS. Padahal, kebutuhan untuk menyelenggarakan bantuan makanan itu diperkirakan sebesar 12,6 juta Dolar. “Kami masih mencari bantuan dari pihak lain, sementara menunggu itu datang, kami bersama petani lokal mulai menanami kembali ladang dengan tanaman pangan,” tuturnya. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  200 Ribu Jiwa di Papua Nugini Terancam Kelaparan Akibat Musim Kering