Hargai Jasa Tokoh, Kepala Distrik Mapia Tengah Buat 7 Patung

share on:
Engelbertus Primus Degei (Kepala Distrik Mapia Tengah) bersama warga setempat saat pengukuhan Auki Tekege sebagai Tokoh Gereja di wilayah Meepago (Foto: Jubi/Markus You)
Engelbertus Primus Degei (Kepala Distrik Mapia Tengah) bersama warga setempat saat pengukuhan Auki Tekege sebagai Tokoh Gereja di wilayah Meepago (Foto: Jubi/Markus You)

Jayapura, Jubi – Kepala Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Papua, Engelbertus Primus Degei mengatakan, akan membuat patung untuk mengenang sekaligus menghargai karya besar yang dirintis para tokoh pada masa lalu di wilayah Meeuwodide.

“Karya dari tokoh-tokoh terdahulu perlu dihargai. Baik tokoh pribumi maupun misionaris Katolik dan Protestan,” kata Degei kepada Jubi dari Dogiyai, Selasa (9/8/2016).

Ia menjelaskan, ide ini sudah lama namun baru tahun ini dapat direalisasikan. “Pada tahun 2016 ini saya buat tujuh buah patung, yaitu patung Auki, Wagakei, Minesaitawi, Debehaidoge, Kehaimaga dan patung seorang Malaikat yang memberi seutas tali Gai kepada Auki,” katanya.

Selain itu, ada tokoh lain seperti Pater Steltenpool OFM, Pater Henk Smith OFM, tiga patung raksasa Tiga Raja Migani mengunjungi Modio, yaitu Soaliki, Otodegakigi, dan Kigimogayakigi Zonggonao.

“Jika tidak ada halangan, patung-patung ini saya bikin pada tahun 2017 dan 2018,” imbuhnya.

Untuk itu, dirinya berharap ada dukungan dari berbagai pihak yang ada di wilayah adat Meepago, tak terkecuali anak cucu dari para tokoh tersebut. Juga pihak lain di luar negeri, terkait dengan gambar tokoh perintis Gereja di kawasan Pegunungan Papua.

Engel juga mengungkapkan alasan dibuatnya arca ataupun patung itu, sebagai bentuk rasa syukur generasi kini kepada para pendahulu. Selain tentunya demi kebesaran suku-suku Koteka yang belakangan tak dihargai generasinya sendiri.

Terobosan tersebut mendapat sambutan hangat dari sejumlah pihak yang ada di Meeuwodide. Salah satunya, Agus Zonggonao yang menilai ide brilian dari Engelbertus Primus Degei, patut didukung dan sangat penting untuk dilakukan.

Sebab, menurut Agus, menghargai karya orang itu lebih tinggi nilainya di mata Tuhan.

Kampung Modio, Distrik Mapia Tengah, saat ini sedang diperjuangkan sebagai tempat berziarah dan bersejarah.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Hargai Jasa Tokoh, Kepala Distrik Mapia Tengah Buat 7 Patung