Kerjasama Penelitian Jepang, Gali Potensi Laut dan Pertanian Gorontalo

share on:
Ilustrasi pemandangan Laut Gorontalo - IST
Ilustrasi pemandangan Laut Gorontalo – IST

Gorontalo, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, menerima hasil penelitian dari Universitas Ehime Jepang, terkait lingkungan dan kondisi laut Gorontalo.

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, Selasa (9/8/2016) mengatakan, selama 1 minggu dua peneliti dari Universitas Ehime Jepang, Profesor Koji Omori dan Profesor Hiroki Hata, melakukan penelitian terkait lingkungan dan kondisi laut di di beberapa kecamatan.

“Mereka sudah melaporkan hasil penelitiannya kepada pemkab. Yang perlu menjadi perhatian serius adalah erosi saat musim penghujan, sebab endapannya terbuang ke laut dan berpotensi mengganggu ekosistem laut,” ujar bupati.

Hasil penelitian tersebut juga merekomendasikan agar pemkab melakukan pendataan beragam jenis ikan yang menjadi hasil tangkapan nelayan tradisional.

Rekomendasi tersebut sudah diterima pemkab kata bupati, untuk ditindak lanjuti dalam rangka meningkatkan program pertanian, perikanan dan kelautan di daerah ini.

Penelitian Universitas Ehime adalah bagian dari kerja sama yang sudah dibangun pemkab untuk meneliti beragam potensi yang akan dikembangkan di daerah ini, baik di darat maupun laut.

Intinya, mereka ingin memastikan jika kondisi lingkungan di Gorontalo Utara tidak tercemar oleh limbah kimia.

Sebab pihak Ehime Jepang akan memberikan dukungan dana dan siap menerima komoditas ekspor Gorontalo Utara di sektor pertanian dan perikanan dengan harga menjanjikan, jika kualitas lingkungan terjamin.

Saat ini, harga beras lokal berada di kisaran Rp8.500-Rp10.000/liter, namun jika petani bisa memproduksi beras organik dan dari kualitas tanah bebas cemaran, maka prospektif untuk ekspor ke Jepang dengan harga mencapai Rp80.000-Rp100.000/liter.

Sehingga penelitian ini, kata bupati, diharapkan mampu mendukung pengembangan produksi pertanian, perikanan dan kelautan di daerah ini.

Setelah penelitian tersebut, pihak Ehime akan kembali mengirimkan salah seorang guru besarnya, yang akan fokus meneliti potensi pembudidayaan mutiara laut.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kerjasama Penelitian Jepang, Gali Potensi Laut dan Pertanian Gorontalo