Prihatin Pelajar Pesta Miras, Pengawasan Orang Tua Dibutuhkan

share on:
Ilustrasi pelajar tertangkap konsumsi miras - IST
Ilustrasi pelajar tertangkap konsumsi miras – IST

Gorontalo, Jubi – Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, mengaku prihatin atas ditangkapnya sejumlah pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah itu, yang diduga melakukan “pesta” minuman keras (Miras).

Bupati menegaskan, untuk mencegah hal seperti itu agar tidak terulang kembali, maka peran para orang tua sangat penting dan dibutuhkan.

“Para orang tua tidak boleh menyerahkan sepenuhnya urusan anak-anaknya kepada guru, tetapi harus mengontrol setiap saat,” kata bupati, Selasa (9/8/2016).

Sebelumnya sebanyak tujuh pelajar di salah satu SMK di Kabupaten Bone Bolango, diringkus oleh jajaran Satpol PP, saat mereka sedang asyik pesta Miras jenis Pinaraci yang dicampur obat batuk Komix. Kegiatan itu dilakukan di kawasan Danau Perintis Suwawa akhir pekan lalu.

“Jadi anak-anak harus tetap dikontrol, diawasi, dan diajak komunikasi. Sebab waktu mereka di sekolah itu paling lama hanya 7 jam, selebihnya ada di rumah bersama keluarga dan orangtuanya,” ujarnya.

Bupati mengaku dirinya mendapatkan laporan anak-anak maupun pelajar di SMK Negeri 1 Suwawa itu melakukan pesta Miras, dan menyesalkan karena pelajar wanita termasuk di dalamnya.

“Sekali lagi, saya minta perhatian khusus dari para guru, terutama para orangtua, untuk mengontrol betul anak-anak kita,” katanya.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Prihatin Pelajar Pesta Miras, Pengawasan Orang Tua Dibutuhkan