Rusia Lakukan Gencatan Senjata Tiga Jam Per Hari di Aleppo

share on:

Jayapura, Jubi – Rusia akan melakukan gencatan senjata harian selama tiga jam di Aleppo, Suriah, untuk memungkinkan iring-iringan kendaraan bantuan kemanusiaan memasuki kota itu dengan aman.

Sejak perang berkecamuk, Aleppo terbagi menjadi wilayah yang dikuasai pemerintah dan pemberontak. Kantor berita Antara melaporkan pada Kamis, 11 Agustus 2016.

Suasana gencatan senjata di Aleppo, Suriah. / Al-Jazeera.com
Suasana gencatan senjata di Aleppo, Suriah. / Al-Jazeera.com

Saat berbicara dalam siaran televisi, Letnan Jenderal Sergei Rudskoi, pejabat Kementerian Pertahanan Rusia, mengatakan bahwa penghentian pertempuran akan dilaksanakan sejak pukul 10.00 hingga 13.00 waktu setempat.

Rudskoi mengatakan bahwa pertanyaan terkait kendali bersama atas pengiriman bantuan kemanusiaan melalui Jalur Castello masih dibicarakan dengan PBB dan Amerika Serikat.

Dia mengatakan bahwa “seluruh langkah militer, serangan udara dan artileri” akan ditahan selama tiga jam. “Ini untuk memastikan bahwa seluruh organisasi terkait memiliki kesempatan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan mereka kepada para penduduk Aleppo,” kata Rudski.

Dia menambahkan bahwa Rusia, sekutu Presiden Suriah Bashar Al Assad yang melawan para pemberontak dalam perang saudara Suriah yang telah berjalan selama lima tahun, akan bekerja dengan Damaskus untuk memastikan pengiriman bantuan itu dengan aman.

Juru bicara pemberontak utama, yang bertempur di Aleppo, kepada Reuters mengatakan meragukan rencana Rusia itu.

“Apakah ini menyatakan bahwa Rusia merupakan sebuah pihak yang netral? Apa yang tiga jam? Dalam tiga jam itu mereka haya akan mengebom Idlib! (yang dikuasai pemberontak),” ujar Abd Al Salaam Abd Al Razzaq, juru bicara militer dari kelompok pemberontak Nour Al Din Al Zinki. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Rusia Lakukan Gencatan Senjata Tiga Jam Per Hari di Aleppo