Dana Tebusan Amnesti Pajak Papua Maluku Rp2 Miliar

share on:
Sosialisasi Tax Amnesty oleh Kanwil Ditjen Pajak Papua Maluku. -Jubi/Sind
Sosialisasi Tax Amnesty oleh Kanwil Ditjen Pajak Papua Maluku. -Jubi/Sind

Jayapura, Jubi- Kantor Wilayah Ditjen Pajak Papua Maluku telah mengumpulkan uang tebusan sebesar Rp2,03 miliar dari 14 wajib pajak yang mengikuti program amnesti pajak (pengampunan pajak).

Pengumpulan itu dilakukan di wilayah kerja kanwil sejak program pengampunan pajak digulirkan pada 1 Juli 2016.

Kepala Bidang P2 Humas Kanwil Ditjen Pajak Papua Maluku, Lewaherilla Markus P mengatakan, program amnesti pajak hanya berlangsung selama sembilan bulan, Juli 2016 hingga akhir Maret 2017.
“Inilah saat yang tepat untuk memperbaiki pofil perpajakan,” katanya.

Ia mengatakan, wajib pajak yang melakukan pelaporkan periode I (Juli-September) uang tebusannya hanya 2 persen. Pelaporan Oktober- Desember 2016 tebusannya 3 persen. Pelaporan pada Januari-Maret 2017 tarifnya 5 persen untuk dana yang direpatriasi.

Melalui program ini, kata Lewaherilla, secara nasional pemerintah menargetkan penerimaan Rp165 triliun, akan tetapi target per Kanwil Pajak belum dirumuskan.  ”

Sekarang Ditjen Pajak sedang gencar melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada wajib pajak untuk dapat segera mengikuti amnesti pajak dan segera mengajukan harta yang akan dideklarasikan dan dapat segera menyetor uang tebusannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Hugo Ayomi, salah seorang pengurus Ardindo mengemukakan, upaya bagus dari Ditjen Pajak untuk mensosialisasikan program ini, sehingga pengusaha yang tergabung dalam Ardindo dapat melaporkan semua hartanya, sebelum adanya penerapan hukum pada Maret 2018.

“Pengampunan pajak ini tak hanya wajib pajak datang berkonsultasi, tetapi juga sekaligus melaporkan seluruh aset pribadi dan perusahaannya,” ujarnya (*)

Editor : Syofiardi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dana Tebusan Amnesti Pajak Papua Maluku Rp2 Miliar