Pemda Yahukimo Diminta Bangun Puskesmas Permanen di Kurima

share on:
Para ibu dan anak-anak di halaman Puskesmas Distrik Kurima, Sabtu (13/8/2016) - Jubi/Yuliana Lantipo
Para ibu dan anak-anak di halaman Puskesmas Distrik Kurima, Sabtu (13/8/2016) –
Jubi/Yuliana Lantipo

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten Yahukimo diminta meningkatkan standar bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Distrik Kurima dan membangun menjadi puskesmas permanen. Puskesmas tersebut kekurangan fasilitas penunjang pelanyanan kesehatan seperti labratorium, poli gigi dan beberapa ruang staf medis.

Kepala Puskesmas Distrik Kurima, Martinus Wolom, mengatakan bangunan Puskesmas Kurima yang ada saat ini masih seperti puskesmas pembantu (Pustu) dan belum memenuhi standar sebagai sebuah puskesmas.

“Fasilitas Puskesmas kami ini, standarnya salah, maksudnya bangunan fisiknya. Ini bangunan pustu, jadi kita memang kekurangan ruangan,” kata Martinus saat ditemui Jubi di ruang kerjanya di Puskesmas Kurima, Sabtu (13/8/2016) pagi.

Pantauan Jubi, bangunan fisik puskesmas distrik Kurima terbangun dari papan dan berbentuk rumah panggung, memanjang. Ia memiliki beberapa ruang yang berukuran sekiranya 2,5×2 meter persegi.

Beberapa ruang yang dibutuhkan saat ini, kata Martinus, di antaranya ruang poli gigi, laboratorium, ruang kepala puskesmas dan beberapa ruang untuk staf. “Kita masih kekurangan beberapa ruang poli dan untuk staf di Puskesmas ini. Itu harus ada. Jadi, yang sekarang ini ukurannya untuk standar pustu, bukan puskesmas,” ujarnya.

Menurut Martinus, sebelum ada empat pemekaran kabupaten dari Kabupaten induk Jayawijaya—Yahukimo, Tolikara, Pegunungan Bintang dan Puncak Jaya—Puskesmas di Kurima menjadi salah satu dari tiga puskesmas induk (Kurulu, Kelila, Karubaga) yang bagus, layanan dan fasilitasnya.

“Sebelum pemekaran kabupaten Jayawijaya, puskesmas induk itu cuma di Kurima, Kurulu, Kelila, dan Karubaga. Puskesmas Kurima waktu dulu di Jayawijaya, masih bagus: bangunannya besar tapi setelah kabupaten baru (pemekaran), pihak ketiga yang bangun fisiknya seperti begini. Jadi, baik dari petugas yang ada di sini maupun masyarakat rasa kecewa karena bangunannya tidak sesuai dengan standar puskesmas,” ucapnya.

Martinus meminta Pemda Yahukimo yang saat ini dipimpin oleh Abock Busup dan Yulianus Hiluka untuk memperhatikan permintaan perbaikan puskesmas tersebut.

“Kami harapkan begitu pemerintah turun di Kurima ini bisa ada perhatian untuk perbaikan gedung puskesmas ini, bantu bangun sesuai standar puskesmas. Kami minta agar bisa bangun puskesmas yang permanen,” pinta Martinus.

Sehari sebelumnya, pada Jumat, Pemda Yahukimo dan beberapa anggota dewan wilayah itu mendatangi Distrik Kurima. Kedatangan mereka untuk menyalurkan Dana Kampung tahun anggaran 2016 tahap pertama, secara langsung untuk 70 kampung dan satu kelurahan di lima distrik yang berada di wilayah Kurima, sebesar Rp24 milyar. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemda Yahukimo Diminta Bangun Puskesmas Permanen di Kurima