BK Warning Legislator Papua Aktif Masuk Kantor

share on:
Wakil Ketua BK DPR Papua, Decky Nawipa - Jubi/Arjuna
Wakil Ketua BK DPR Papua, Decky Nawipa – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Badan Kehormatan (BK) DPR Papua mengingatkan para legislator Papua yang selama ini tak aktif masuk kantor agar kedepan meningkatkan persentase kehadirannya.

Wakil Ketua BK DPR Papua, Decky Nawipa mengatakan, pekan lalu pihaknya melakukan rapat BK. Beberapa hal menjadi pembahasan, terutama kehadiran anggota dewan. Kedepan BK akan tegas bertindak lantaran pedoman yang dijadikan dasar hukum telah dimasukkan ke lembaran daerah.

“Ini sesuai aturan BK serta tata tertib, kode etik dan beberapa aturan lainnya. Ada pasal dalam tatib BK menyatakan kalau seorang anggota dewan tak hadir lebih dari tiga bulan, BK harus menindaklanjuti. Tak dipungkiri, memang ada oknum-oknum anggota dewan yang selama ini tak aktif ke kantor tanpa alasan jelas,” kata Decky Nawipa menjawab pertanyaan Jubi, Senin (15/8/2016).

Menurutnya, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan BK terhadap anggota yang dianggap keluar dari aturan lembaga. Pertama, menyurati oknum yang bersangkutan. Jika tak direspon, BK akan menyurat kepada fraksi oknum itu dan ketiga memanggil oknum anggota tersebut.

“Namun persentase kahadiran dewan ketika ada tugas ke luar daerah atau melakukan reses serta kunjungan kerja ke daerah minim. Tapi itukan jelas tujuannya. Anggota dewan melaksanakan tugas. Berbeda jika ada anggota yang jarang masuk kantor dengan alasan tak jelas,” ucapnya.

Katanya, sesuai aturan lembaga, jika ada anggota yang tak aktif masuk kantor, harus menyampaikan alasan ke fraksinya. Fraksi bersangkutan yang akan menyampaikan ke BK. Apakah anggota dewan itu tak hadir lantaran ada tugas ke luar daerah, sakit atau hal lainnya.

“Kalau memang tak ada tugas di luar daerah, dia harus ke kantor. Kalau tidak hadir harus ada alasannya. Kedepan BK akan lebih tegas bertindak. Anggota DPRP jangan menjadikan kantor DPR Papua sebagai tempat persinggahan. Mereka dipercayakan masyarakat untuk mewakili mereka manyuarakan aspirasinya. Anggota DPR Papua harus melayani masyarakat, bukan dilayani,” katanya.

Sementara anggota BK Lazarus Siep mengatakan, sesuai tatib, BK juga akan mengatur tata cara berpakaian anggota dewan selama hari kerja. Ada hari-hari tertentu anggota dewan menggunakan pakai seperti apa.

“Selain itu, dalam tahapan Pilkada, jika ada anggota dewan yang mencalonkan diri, BK akan mempersiapkan proses usulan PAW dari masing-masing fraksi. Tapi sejauh ini belum ada anggota yang menyatakan mundur karena belum ada penetapan calon kepala daerah untuk Pilkada 2017 oleh KPUD,” kata Lazarus. (*)

Tags:
Editor : dominggus mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BK Warning Legislator Papua Aktif Masuk Kantor