Papua Target 10 Besar Di PON XIX Jabar

share on:
Rapat persiapan KONI Papua jelang pelaksanaan PON Jawa Barat-Jubi/Islami
Rapat persiapan KONI Papua jelang pelaksanaan PON Jawa
Barat-Jubi/Islami

Jayapura, Jubi – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, selaku Ketua Harian KONI Papua menegaskan, bahwa kontingen Provinsi Papua pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XIX di Jawa Barat tahun 2016 ini masuk 10 besar.

Hal ini sesuai dengan pengalaman di PON Riau lalu, di mana Papua hanya menempati posisi ke 15 dalam perolehan medali di ajang olahraga nasional empat tahunan itu.

“Kita target PON kali ini Papua masuk 10 besar minimal, tetapi kalau lebih dari itu lebih bagus lagi,” kata Klemen Tinal saat memimpin rapat persiapan KONI Papua di Hotel Horison Jayapura, Senin
(15/8/2016).

Untuk memastikan seluruh persiapan kontingen Papua menghadapi PON Jawa Barat pada September 2016 ini, dihadiri pula oleh ketua kontingen Papua, Irjen Pol Paulus Waterpau, Ketua DPR Papua, Yunus Wonda dan Kasdam XVII/Cenderawasih serta para perwakilan cabang olahraga.

Diakui Ketua Harian KONI Papua, dengan waktu tersisa sekitar dua minggu ke depan sebelum pelaksanaan PON Jawa Barat, seluruh persoalan atau kendala yang dihadapi setiap cabang olahraga harus segera diselesaikan.

“Jangan sampai sudah mau dekat bertanding masih disulitkan dengan persoalan ini itu, makanya dipersiapkan baik,” ungkapnya.

Sementara Ketua Satgas Papua Bangkit Prestasi, Jhony Banua Rouw menegaskan, bahwa Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Papua memastikan peralatan khusus cabang olahraga (Cabor) yang diproyeksi ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 Jawa Barat akan didistribusikan awal September mendatang.

“Awal bulan September sudah akan kita distribusikan kepada delapan cabor yang, yakni, Sepak bola, tinju, PABSI, Menembak, Sky Air, Panahan, Sepatu Roda dan Gulat,” ungkap Jhony Banua Rouw.

Untuk pengadaan peralatan ini, menurut Jhony, KONI Papua tidak melakukan pengadaan, tetapi KONI melalui Satgas Papua Bangkit Prestasi langsung melakukan komunikasi dengan Pelatih dan ketua Pemprov. Sebab, pelatih yang lebih mengetahui kualitas/speck peralatan tanding.

“Yang perlu diketahui, kami tidak melakukan pengadaan, tapi kita menyetujui apa yang pelatih usulkan, barangnya datang, kita bayar,” tegasnya.

Lanjutnya, peralatan dari delapan cabor ini sudah diverifikasi dan barangnya sudah dipesan. Sehingga dalam waktu dekat barangnya tiba dan kita bagikan kepada cabor. Jadi, seperti cabor selancar, pelatih langsung pesan peralatannya dari Singapura, kita KONI tinggal bayar,” ujarnya lagi.

Kemudian cabor paralayang, barangnya harus pesan dari Singapura sudah dipesan, dan uangnya sudah diserahkan ke cabor.

“Kita harap peralatan sudah tiba sebelum September, sehingga masih ada waktu untuk atlet melakukan uji coba peralatan tanding,” kata Jhony. (*)

Editor : Kyoshi Rasiey
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Papua Target 10 Besar Di PON XIX Jabar