Oknum Anggota Polisi, Brimob dan TNI AD Dalangi Curanmor

share on:
Ilustrasi curanmor - IST
Ilustrasi curanmor – IST

Sorong, Jubi  – Tim Resmob Polres Sorong Kota berhasil mengamankan 13 kendaraan roda dua hasil pencurian motor (curanmor). Dari 13 motor yang saat ini diparkir di halaman belakang Mapolres Sorong Kota tersebut ternyata didalangi oleh tiga oknum anggota Polisi, Brimob, dan TNI Angkatan Darat (AD).

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Dodi Pratama melalui Kanit I, Aiptu Sjahrir yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa,(16/8/2016) mengakui pada tanggal 12  lalu , pihak Kepolisian Polres Sorong Kota berhasil mengamankan 13 unit motor tersebut.

Terungkapnya kasus curanmor tersebut berawal saat seorang pelanggan di Toko Batik Papua Kampung Baru Kota Sorong kehilangan motor di parkiran di depan toko tersebut. Pihak Toko Batik Papua kemudian memeriksa hasil rekaman CCTV yang terpasang di depan toko. Dari hasil rekaman tersebut kata Sjahrir, terlihatlah bahwa motor pelanggan dari Toko Batik Papua tersebut dibawa lari oleh dua orang berinisial Ad dan Ys.

“Motor itu terkunci stang, tapi dari rekaman, mereka buka paksa dengan menggunakan kunci T,” terang Sjahrir.

Berdasarkan  laporan pencurian motor tersebut, Pihak Kepolisian Polres Sorong Kota langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Tak lama berselang , tim Resmob berhasil mengamankan kedua pelaku  di daerah Kampung Baru Kota Sorong.

Saat menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Polres Sorong Kota terang Sjahrir , keduanya mengaku sudah berulang kali melakukan aksi curanmor. Dari keterangan mereka , aksi ini ternyata dibekingi  oleh tiga orang masing-masing AS (oknum polisi) , AM (oknum Brimo   dan seorang anggota TNI AD.

Pengakuan kedua pelaku ini membuat anggota kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan kepada anggota – anggota yang telah disebutkan pelaku.

“Dari hasil pemeriksaan, dari rumah AS ditemukan 4 unit motor, AM 3 unit dan beberapa motor di rumah anggota TNI AD,” jelas Sjahrir.

Setelah terbukti menyimpan hasil curanmor, AS dan AM kemudian digelandang ke Mapolres Sorong Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara seorang anggota TNI AD dibawa ke kantor Polisi Militer (POM).

Lanjut Sjahrir, bahwa berdasarkan pengakuan dari pelaku, dua anggota Kepolisian dan Brimob ini berperan sebagai penadah.

“Mereka ini yang simpan barang curian Ad dan Ys. Dua oknum anggota ini yang nanti berperan memasarkan motor curian mereka,” jelas Sjahrir.

Kedua pelaku diduga melibatkan dan menaruh motor curiannya di rumah 3 oknum anggota tersebut, untuk mengurangi dugaan dan resiko keterlibatan mereka dalam aksi curanmor di Kota Sorong.

Langkah cepat kepolisian ini diapresiasi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barapen, Kota Sorong. Sekretaris LSM Barapen, Rahman Kabes meminta masyarakat mendukung pihak kepolisian dalam setiap penyelidikan curanmor maupun kasus-kasus lainnya.

“Perlu ada dukungan dari seluruh masyarakat agar  polisi mudah mengungkap berbagai kasus lainnya,” harap Kabes. (*)

Editor : Kyoshi Rasiey
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Oknum Anggota Polisi, Brimob dan TNI AD Dalangi Curanmor