Lewat ‘Merdeka’ ERK Suarakan Papua

share on:
Efek Rumah Kaca (ERK) yang baru saja merilis lagu terbarunya, berjudul Merdeka - IST
Efek Rumah Kaca (ERK) yang baru saja merilis lagu terbarunya, berjudul Merdeka – IST

Jakarta, Jubi – Efek Rumah Kaca (ERK) merilis lagu terbaru yang berjudul ‘Merdeka’ , ungkapkan perasaan hati mereka terhadap makna kemerdekaan bagi orang-orang Papua di negara Indonesia.

Lagu yang diluncurkan secara digital tersebut pada Jum’at lalu (12/8), seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (18/8/2016), hendak mempertanyakan masalah sosial politik yang terjadi di Indonesia belakangan ini.

Perlawanan Ibu-Ibu Kendeng terhadap pembangunan pabrik semen dan kekerasan yang terjadi di Papua serta dialami oleh orang Papua, adalah sumber inspirasi melahirkan formula dalam meracik lirik lagu Merdeka.

“Lagu Merdeka ini merupakan upaya kami untuk merenungkan kembali makna kemerdekaan yang kita miliki. Apakah kita sudah benar-benar merdeka? Apakah kemerdekaan kita sudah menghargai kemerdekaan orang atau bangsa lain? Apakah kemerdekaan ini sudah membawa kita pada keadaan atau situasi yang memanusiakan manusia?” kata Adrian dalam siaran persnya yang dikutip CNN Indonesia.

ERK adalah grup musik indie yang berasal dari Jakarta. Band yang digawangi oleh Cholil Mahmud (vokal/gitar), Akbar Bagus (drum), Adrian Yunan (bass) dan Poppie Airil (bass) ini merilis lagu Merdeka secara digital lewat iTunes dan juga bisa dinikmati di youtube.

Mereka dikenal oleh para pecinta musik di Indonesia lagu-lagu mereka yang banyak menyentuh dan memotret keadaan sosial masyarakat di sekitar mereka pada semua tingkatan.

Di dalam ‘Merdeka’ mereka mempertanyakan “Darat, laut, udara milik siapa? Hajat hidup dan harkatnya untuk siapa?” Dengan nada menggugat mereka mempertanyakan “Di manakah tanah serta mata airnya. Di manakah rumah serta bahagianya?”

Di laman fanspage-nya ERK mengatakan bahwa semua gambar dalam video itu diambil di Papua oleh Anton Ismael. Anton, dikutip CNN Indonesia, adalah pendiri sekolah fotografi Kelas Pagi Papua, dan menerjemahkan lagu Merdeka menjadi video yang menggambarkan kerinduan untuk kembali ke alam bebas. Ia menggarap video ini bersama rekan-rekan Kelas Pagi Papua di sela-sela kelas.

Tak sekadar mempertanyakan arti merdeka, ERK ternyata juga mengajak pecinta musik berbagi hasil penjualan lagu itu sebagai donasi untuk mengirim tenaga pengajar ke Papua.

Bila lagu-lagu mereka sebelumnya berlirik membangkitkan semangat orang Indonesia untuk mencari jati dirinya, lagu Merdeka kini mengritik dan mempertanyakan kemerdekaan Indonesia.

ERK memang sering membuat lagu-lagu yang mengandung kritik sosial. Seperti lagu Di Udara yang dibuatnya untuk aktivis HAM Munir yang mati dibunuh dan belum mendapatkan keadilan.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lewat ‘Merdeka’ ERK Suarakan Papua