A.S. Waspadai Zika di Samoa

share on:

Samoa, Zubi – Otoritas kesehatan di bawah Pemerintah A.S. sedang meninjau ulang kemampuan Samoa untuk menangani kasus microcephaly yang disebabkan oleh virus Zika.

Anak penderita microcephaly terduga terjangkit virus Zika/samoaobserver.ws
Anak penderita microcephaly terduga terjangkit virus Zika/samoaobserver.ws

Sejak virus Zika ditemukan di wilayah Samoa pada awal tahun ini, Pusat Pengendalian Wabah Penyakit (CDC) telah mengirim timnya ke Samoa untuk membantu proses identifikasi  dan kasus-kasus kesehatan yang disebabkan oleh virus Zika.

Dalam laporan penyebaran virus Zika, ditemukan 776 pasien terduga terjangkit virus Zika.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 pasien dinyatakan terjangkit virus Zika yang 16 di antaranya adalah wanita hamil.

Seorang epidemiologis, Gerry Farjardo, mengatakan bahwa ada diduga ada kaitan antara virus Zika dan microcephaly, kelainan syaraf yang biasanya dihubungkan dengan kasus kepala kecil pada bayi.

Dari bayi-bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi virus Zika di Samoa tidak ada yang mengalami kondisi kepala kecil, akan tetapi Dr. Farjado mengatakan prosedurnya harus tetap diikuti ketika ada kasus pasien terinfeksi virus Zika.

Dia menambahkan, di Puerto Rico, wilayah A.S. lainnya di mana pernah ditemukan virus Zika, telah menerapkan prosedur serupa untuk kasus microcephaly. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  A.S. Waspadai Zika di Samoa