Akademisi NTT: Pemda Lambat Jalankan Nawacita

share on:
Program Nawa Cita Joko Widodo - IST
Program Nawa Cita Joko Widodo – IST

Kupang, Jubi – Sejumlah akademisi dari perguruan tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai pemerintah daerah masih lamban menjalankan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Masih banyak pemimpin daerah di NTT yang lamban mejalankan program Nawa Cita Pesiden Joko Widodo dalam upaya pembangunan untuk kesejahteraan rakyat,” kata Pakar Komunikasi Sosial, Prof Dr Aloysius Liliweri, di Kupang, Selasa (23/8/2016).

Guru Besar Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang itu berpendapat, pemerintah daerah harus bekerja keras mewujudkan program Nawa Cita melalui kerja nyata dengan mempercepat proses pembangunan manusia dan infrastruktur untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat hingga ke daerah pelosok.

Dia mengatakan, hingga saat ini masih banyak daerah di provinsi berbasis kepulauan itu yang belum tersentuh pembangunan infrastruktur dasar seperi air, jalan, listrik yang menjadi faktor penentu kemajuan daerah.

“Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo bisa terealisasi dengan baik melalui perpanjangan tangan pemerintah daerah yang harus dituntut untuk terus bekerja untuk rakyat,” kata Dosen Pasca Sarjana di Undana itu.

Sehingga, lanjut dia, Pemerintah Daerah di masing-masing Kabupaten/Kota harus bisa membuat berbagai terobosan dalam memimpin daerahnya melalui kerja nyata untuk masyarakat.

Sejalan dengan itu, Pengamat Ekonomi dari Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang, Dr Thomas Ola Langodai, mengatakan semangat kerja Presiden Joko Widodo untuk mewujdukan Nawa Cita harus sejalan dengan langkah konkrit dari Pemerintah Daerah.

“Presiden Joko Widodo selalu mengarahkan untuk kerja secara cepat dan benar untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan upaya itu harus diikuti oleh para pemimpin daerah,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Unwira itu secara terpisah di Kupang.

Menurut dia, pemerintah daerah harus bisa menyelaraskan program kerja di daerah dengan program utama pemerintah pusat.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Akademisi NTT: Pemda Lambat Jalankan Nawacita