Dukcapil Lakukan Sosilisasi Kebijakan Kependudukan Tahun 2016

share on:
Ilustrasi KTP elektronik - Dok. Jubi
Ilustrasi KTP elektronik – Dok. Jubi

Sentani, Jubi  –  Guna mensinergikan semua data dan laporan tentang kependudukan di Kabupaten Jayapura maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura melakukan Sosilisasi Kebijakan Kependudukan Tahun 2016. Sosialisasi ini diikuti seluruh aparat Pemerintahan di tingkat Kampung dan Distrik serta RT/ RW yang ada di Kabupaten Jayapura.

Alberth selaku Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayapura, usai membuka acara tersebut  mengatakan tujuan diselenggarakan sosilisasi adalah untuk mensinergikan semua data kependudukan yang ada di tingkat bawah dengan data yang telah diperoleh pihaknya.

“Kalau selama ini orang beranggapan bahwa daerah ini sudah mulai padat, perlu saya tekankan bahwa bukan jumlah orang yang bertambah, tetapi masih banyak masyarakat kita yang belum mengurus dan memiliki data kependudukan secara lengkap,” jelas Alberth, Selasa (23/8/2016).

Alberth mengatakan, data kependudukan yang harus dimiliki oleh masyarakat saat ini meliputi E-KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan Surat Nikah. Data ini yang belum sepenuhnya dimiliki oleh masyarakat, sehingga perlu melakukan sosialisasi

“Orang yang telah meninggal juga harus dilaporkan kepada kami. Artinya yang sudah meninggal datanya kita akan pisahkan dengan data masyarakat yang masih hidup. Kepemilikan dokumen  kependudukan ditangan masing-masing masyarakat akan mempermudah sistem pendataan. Kami juga akan menerapkan sistem pendataan yang hanya menggunakan 1 NIK (nomor identitas kependudukan),” tuturnya.

Jafet  Nasatekai, salah satu petugas di Distrik Ravenirara mengaku pendataan jumlah masyarakat di setiap kampung dalam satu distrik sering terkendala fasilitas yang diberikan untuk melakukan pendataan tersebut. Akibatnya, kerja mereka tidak maksimal  sehingga masyarakat  diarahkan langsung ke Dinas Dukcapil.

“Kita punya alat perekam E-KTP di Kantor, tetapi kondisi wilayah yang tidak memungkinkan. Akhirnya fasilitas-fasilitas yang diberikan kepada kami tidak digunakan dengan maksimal. Kita hanya mendata secara manual, sementara masyarakat juga menginginkan  memiliki dokumen kependudukan seperti E-KTP, Akte Kelahiran dan sebagainya. Jadi kita arahkan langsung ke Kantor Dinas Dukcapil di Gunung Merah Sentani,” ungkapnya. (*)

Editor : Kyoshi Rasiey
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dukcapil Lakukan Sosilisasi Kebijakan Kependudukan Tahun 2016