Masyarakat Biak Numfor Tolak Pembangunan Pangkalan Militer

share on:
Saat aksi petisi dukungan atas penolakan pembangunan pangkalan militer di Biak dan Supiori - Jubi/IST
Saat aksi petisi dukungan atas penolakan pembangunan pangkalan militer di Biak dan Supiori – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Masyarakat Byak Numfor yang tergabung dalam Forum Peduli Kawasan (Masyarakat) Biak menolak rencana pembangunan pangkalan militer di Indonesia timur karena sampai saat ini tidak dikoordinasikan dengan warga setempat.

Ketua Forum Peduli Kawasan Byak, di Jayapura, Jhon Mandibo  Selasa (2/8/2016), mengatakan bentuk penolakan ini diungkapkan dalam bentuk aksi demo damai ke Kantor Gubernur Papua.

“Dalam proses pembangunan ini pun tidak ada koordinasi antara pihak militer dengan masyarakat Biak selaku pemilik hak ulayat,” katanya.

Menurut Jhon, pihaknya mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua untuk membentuk tim pansus dan menolak pengembangan pembangunan pangkalan militer Indonesia timur di Pulau Biak.

“Selain Forum Peduli Kawasan Biak, aksi demo kali ini juga tergabung dalam Dewan Adat Biak Papua melalui Perwakilan Biak Mamta-Jayapura,” ujarnya.

Dia menuturkan penolakan pembangunan pangkalan militer ini tidak hanya di Kabupaten Biak Numfor, tetapi juga di Kabupaten Supiori.

“Kami juga meminta agar dibangun pangkalan pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat dan pembangunan,” katanya.

Dia menambahkan pembangunan pangkalan militer Indonesia timur di Kabupaten Biak dan Supiori dapat memberikan dampak yang kurang baik dan dapat membungkam kebebasan kehidupan masyarakat.(*)

Editor : Angela Flassy
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Masyarakat Biak Numfor Tolak Pembangunan Pangkalan Militer
  • Ruslan Saja

    tra salah ka, di biak aman2 sj, yg ribut dong diluar ituuuu. cr sensasi

    View Comment
  • Ruslan Saja

    tra salah ka, di biak aman2 sj, yg ribut dong diluar ituuuu. cr sensasi

    View Comment
  • Pencari Cinta

    Saat ini Papua Tidak Butuh dibangun Panglkalan Militer, yang papua Butuh adalah berikan keadilan kepada Korban Pelanggaran HAM

    View Comment