Hasil Jual Pasir Mampu Penuhi Kebutuhan Rumah Tangga dan Kuliah

share on:
Bapak Yohanes sedang mengumpulkan pasir - Jubi/Agus Pabika
Bapak Yohanes sedang mengumpulkan pasir – Jubi/Agus Pabika

Jayapura, Jubi – Kali STM Kotaraja luar dimanfaatkan warga sekitar untuk menambang pasir. Pasir ini dijual guna mencukupi kebutuhan sehari-hari serta biaya sekolah anak-anak mereka. Rabu, (24/8/2016), Jayapura, Papua.

Pak Yohanes, warga sekitar yang menambang pasir mengaku mampu mencukupi kebutuhan rumah tangganya dengan menjual pasir per rit dengan harga Rp 500-700 ribu. Tergantung banyaknya pasir yang di tumpuk. Ia juga menjual pasir pe karung dengan harga Rp 30-50 ribu.

“Pasir yang saya jual di sini ada yang pasir halus untuk cor dan pasir kasar yang belum di tapis. Satu rit pasir bisanya makan 3-4 hari untuk ditumpuk. Kalau satu karung sendiri bisa 5-6 sak per hari saya jual,” kata Bapak Yohanes kepada Jubi, Rabu (24/8/2016).

Lanjutnya, pendapatan kotor per hari dari menambang pasir ini bisa mencapai Rp 600-800 ribu. Ini didapatnya dari tumpukan pasir per rit dan per karung yang terjual. Ia mengaku pembeli biasanya datang sendiri dengan membawa kendaraan mereka untuk mengangkut pasir.

“Uangnya kami gunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti makan minum, uang sekolah anak dan sebagian di simpan,” katanya.

Penambang lainnya, Herman mengaku mengumpulkan pasir di pagi dan sore hari. Kalau siang, dia hanya tunggu pembeli yang datang. Ia mengaku mempunyai pelanggan pasir yang datang memborong tumpukan pasirnya setiap minggu. Kadang juga bisa setiap hari.

Herman yang masih kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Jayapura ini mengaku memenuhi kebutuhan kampusnya dari hasil menambang pasir.

“Walaupun membutuhkan tenaga ekstra untuk mengumpulkan pasir namun banyak yang mencari pasir untuk membangun rumah dan plester rumah. Pembeli itu selalu ada,” kata Herman. (*)

Editor : Kyoshi Rasiey
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Hasil Jual Pasir Mampu Penuhi Kebutuhan Rumah Tangga dan Kuliah