Kontribusi Utama Migas Bukan CSR Tapi Dana Bagi Hasil

share on:
Kepala Humas SKK Migas Wilayah Papua - Papua Barat, Otniel Wafom - Jubi/Flo
Kepala Humas SKK Migas Wilayah Papua – Papua Barat, Otniel Wafom – Jubi/Flo

Sorong, Jubi – Kontribusi pertama dan utama perusahaan migas bagi masyarakat bukanlah CSR tapi dana bagi hasil.

Koordinator Community Development JOB PPS, Riza Primahendra menjelaskan dana itu diperoleh dari hasil minyak yang dijual pemerintah dan hasilnya kemudian diperhitungkan oleh kementerian keuangan, setelah itu melalui pemerintah daerah, masyarakat akan menerima dana bagi hasil tersebut.

“Papua termasuk istimewa dibanding daerah lainnya, khusus untuk Papua ini dana bagi hasil yang diterima pemerintah daerah sebesar 70 persen, sementara pemerintah pusat hanya mendapat 30 persen saja. itu beda dengan daerah lainnya,” ungkapnya dalam workshop kebijakan Community development, yang dilaksanakan oleh satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (SKK Migas) bersama Kontrak Kerja Sama (KKS) yang dalam hal ini Joint Operating Body Pertamina Petrochina Salawati (JOB PPS) di Aula Saint Paul, Sorong, Kamis (25/8/2016).

Mekanisme pembagian bagi hasil ini pun telah ada yang mengaturnya, termasuk pemberian CSR. Dimana setiap perusahaan migas harus memiliki studi sosial yang harus selalu diperbarui, untuk mengetahui korelasi sosial, sehingga nantinya bisa disusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.

“Di sisi lain tujuan dilaksanakannya workshop ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Migas hulu Migas dan SKK Migas namun masih rancu memaknainya, di samping itu masih banyak masyarakat yang belum memahami tugas SKK Migas dalam kegiatan bisnis hulu Migas,” katanya.

Kepala Humas SKK Migas Wilayah Papua – Papua Barat, Otniel Wafom dalam presentasinya menyampaikan SKK Migas merupakan lembaga pemerintah yang dibentuk untuk melakukan pengawasan dan pengendalian kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi agar memberi manfaat maksimal bagi negara.

“Fungsi SKK Migas adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kontrak kerjasama agar kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi Memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” papar Otniel. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kontribusi Utama Migas Bukan CSR Tapi Dana Bagi Hasil