Mampukah Tim Sepakbola PON Papua, Lolos Babak Penyisihan Grup C?

share on:
Chris Leo Yarangga saat melatih tim PON Papua, Jumat(10/6/2016) di Stadion Mandala-Jubi/andre
Chris Leo Yarangga saat melatih tim PON Papua, Jumat(10/6/2016) di Stadion Mandala-Jubi/andre

Jayapura, Jubi- Hasil undian penentuan grup, tim asuhan Christ Leo Yarangga dan kawan-kawan masuk dalam Grup C bersama PON Kaltim, Bangka Blitung dan PON Provinsi Gorontalo. Tim sepak bola PON XIX/2016 tim Papua gabung dalam Grup bersama juara bertahan PON Riau dari PON Kaltim,  bertanding di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Babak penyisihan grup bertanding pada 14 September 2016.

Tim sepak bola PON Kaltim dilatih oleh Eddy Simon Badawi, sosok ini bukan wajah baru di persepakbolaan Kutai Kartanegara. Pemain kelahiran Kutai kertanegara ini pernah membela Mitra Kukar saat masih berlaga di Divisi II tahun 2003. Pernah main di Persisam, Persema Malang dan Persita Tangerang. Usianya baru 36 tahun dan sudah menjadi pelatih kepala sepak bola PON Kaltim diJawa Barat.

Berbeda dengan tim sepakbola PON Papua Christ Yarangga, eks striker Persipura dan pernah merasakan medali emas sepak bola di PON XIII 1993 di Jakarta. Bahkan Yarangga juga beberapa kali memperkuat timnas INdonesia, jabatan terakhir sebagai asisten pelatih Persipura dibawah asuhan Jacksen F Tiago.

Pengalaman sebagai pemain memang dipunyai Christ Yarangga bukan berarti suatu jaminan untuk menorehkan emas, apalagi menumbangkan tim Kaltim dan dua tim baru di sepak bola Indonesia. Tim PON Kaltim baru saja melakukan ujicoba mengalahkan tim sepak bola PON Jawa Barat dengan skor tipis 1-0. Sebaliknya tim sepakbola Papua dalam laga ujicoba di Bali, dikalahkan tim PON Jawa Barat dengan skor 2-1.

Laga ujicoba bukan ukuran kemenangan, tetapi hasil Kaltim mengalahkan Jawa Barat bisa menjadi peringatan bagi anak-anak sepak bola PoN Papua untuk mawas diri. Agar jangan meremehkan tim Kaltim maupun Gorontalo dan Bangka Belitung. Apalagi tim PON Kaltim diperkuat pula dengan beberapa pemain profesional dari Mitra KUkar, Pusamania Borneo.

Sebelum berangkat ke Jakarta, tim PON Kaltim lakukan ujicoba melawan Pusamnia Borneo(PBFC) U21 dengan skor 2-0. Dalam laga itu pelatih Edi menerapkan formasi 4-4-2 diamond sejak menit awal dengan mengandalkan kecepatan dan ketangguhan fisik pemainnya. Mental tanding timnya juga sudah mulai meningkat.

Pelatih PON Kaltim Eddy Simon mengatakan, dari delapan pemain yang dimasukkan ke dalam timnya, empat nama merupakan penggawa Mitra Kukar, dua penyerang Pusamania Borneo FC serta dua mantan Persiba Balikpapan. “Dari Mitra Kukar itu Yanto Basna, Yogi Rahadian, Pambudi, dan stopper Nova. Dari PBFC, Terens Puhiri dan Arpani. Kalau dari Persiba, Bryan Cesar dan penjaga gawang Dwi Yuda,” katanya sebagaimana dikutip bolaindo.com. Sedangkan PON Papua akan diperkuat oleh M Tahir dan Osvaldo Hay dua punggawa Persipura.

Kepada Jubi saat Yanto Basna membela Persib Bandung mengaku kalau dia dan Terens Owang Puhiri akan memperkuat tim PON Kaltim di ajang PON Jawa Barat. “Saya sendiri sih ingin memperkuat PON Papua,”katanya saat itu di Hotel Grand Abe.
Tim sepak bola PON Jawa Barat masuk grup berat di pool A bersama DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Bali pada ajang pesta olahraga empat tahunan itu.

“Hasil undian grup menempatkan tiga grup, dan Jabar sebagai tuan rumah bergabung di Grup A bersama DKI, Jateng, dan Bali,” kata Ketua Asprov PSSI Jawa Barat Dedi Sutendi di Bandung, Rabu (24/8/2016) sebagaimana dilansir Antara.

Grup A akan digelar di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor. Sedangkan grup B terdiri dari Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan akan berlaga di Stadion Patriot Kota Bekasi.
Pelaksanaan undian grup dilakukan di Sekretariat Pengurus Daerah Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat di Jalan Lodaya Kota Bandung yang dihadiri oleh perwakilan official dari 12 kesebelasan yang akan berlaga di ajang PON.

“Jabar berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik dan akan berupaya menggelar pertandingan seaman mungkin. Undian berjalan netral, undian diambil dari bejana yang terbuka sehingga semuanya ‘clear’,” katanya.

Pertandingan cabang sepak bola PON XIX/2016 Jawa Barat akan mulai digelar pada 14 September 2016 atau empat hari sebelum upacara pembukaan PON XIX/2016 Jabar pada 17 September 2016.

“Pertandingan akan digelar mulai 14 September, jadwalnya akan ditentukan melalui technical meeting. Setiap pertandingan digelar serentak,” katanya.

Bila babak penyisihan grup digelar di Bogor dan Bekasi, maka untuk babak final maupun perebutan tempat ketiga dan keempat akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung.

Stadion Si Jalak Harupat sendiri yang semula akan digunakan untuk babak penyisihan akhirnya diperuntukkan babak utama. Stadion itu saat ini terus diperbaiki dan dilengkapi, salah satunya dengan memasang papan skor digital.

Menurut Dedi, cabang olahraga sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga favorit dan menarik perhatian masyarakat sehingga dipastikan akan menjadi cabang olahraga dengan jumlah penonton terbanyak.

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan untuk pengamanan pertandingan secara maksimal.(*)

Daftar peraih medali emas PON di Indonesia

Medali emas sepakbola PON dari masa ke masa:
• PON I/1948/Solo: SOLO
• PON II/1951/Jakarta: JAWA BARAT
• PON III/1953/Medan: SUMATRA UTARA
• PON IV/1957/Makasar: SUMATRA UTARA
• PON V/1961/Bandung: JAWA TENGAH*
• PON VI/1965/Jakarta: – (PON Batal, G30S/PKI)
• PON VII/1969/Surabaya: SUMATRA UTARA
• PON VIII/1973/Jakarta: DKI JAKARTA
• PON IX/1977/Jakarta: DKI JAKARTA
• PON X/1981/Jakarta: LAMPUNG
• PON XI/1985/Jakarta: SUMATRA UTARA
• PON XII/1989/Jakarta: SUMATRA UTARA
• PON XIII/1993/Jakarta: IRIAN JAYA U23
• PON XIV/1996/Jakarta: JAWA TIMUR U23
• PON XV/2000/Jatim: JAWA TIMUR U23
• PON XVI/2004/Sumsel: JAWA TIMUR & PAPUA U23 (juara bersama)
• PON XVII/2008/Kaltim: JAWA TIMUR U23
• PON XVIII/2012/Riau: KALIMANTAN TIMUR U23

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mampukah Tim Sepakbola PON Papua, Lolos Babak Penyisihan Grup C?