Menristekdikti: Jangan Pernah Berhenti Bermimpi

share on:
Film “Mimpi Anak Pulau”, Pentingnya Pendidikan Bagi Anak-anak di Daerah Terpencil/Ilustrasi - IST
Film “Mimpi Anak Pulau”, Pentingnya Pendidikan Bagi Anak-anak di Daerah Terpencil/Ilustrasi – IST

Bandar Lampung, Jubi – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta agar anak-anak yang lahir dari keluarga kurang beruntung untuk tak berhenti bermimpi.

“Jangan pernah berhenti bermimpi, rancanglah masa depan dari sekarang, mimpi itu akan terwujud dengan kerja keras kita yang disertai dengan doa,” ujar Nasir saat menyerahkan secara simbolis beasiswa Bidikmisi di Universitas Lampung, Kamis (25/8/2016).

Dia mengakui bahwa akses ke pendidikan tinggi bagi banyak masyarakat Indonesia memang masih dianggap sulit. Oleh karena itu tugas Kemristekdikti untuk memangkas mata rantai tersebut sehingga anak-anak yang dibawah garis kemiskinan dapat berkuliah dengan baik.

“Salah satu solusinya adalah dengan memberikan beasiswa Bidikmisi ini,” katanya.

Dia mengatakan tidak semua anak miskin itu bodoh, begitu juga tidak semua anak orang kaya itu pintar. “Stigma itu tidak berlaku bagi mahasiswa Bidikmisi, karena saya temukan hampir di seluruh Indonesia, anak Bidikmisi itu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya mayoritas sangat tinggi,” ujarnya.

Pada pertemuan yang juga diisi dialog dengan mahasiswa Bidikmisi dan Adik Unila tersebut Nasir menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada 11 orang mahasiswa. Nasir juga memberikan komputer jinjing kepada mahasiswa Bidikmisi yang berprestasi.

Rektor Universitas Lampung, Hasriadi, mengatakan beberapa mahasiswa Bidikmisi juga berprestasi di bidang internasional, “dan ada mahasiswa Bidikmisi yang sudah diterima untuk melanjutkan ke S-2 melalui beasiswa LPDP,” kata Hasriadi.

Sementara itu, seorang mahasiswi Administrasi Bisnis FISIP Unila, Jamingatun Hasanah, mengatakan IPK-nya saat ini 3,95.

“Salah satu kunci kesuksesan meraih IPK tersebut adalah tidak pernah berhenti bermimpi. Saya menulis 100 mimpi sejak masuk kuliah, salah satunya adalah meraih IP tinggi,” kata Hasanah.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Menristekdikti: Jangan Pernah Berhenti Bermimpi