Investor Asing Jangan Bebani Daerah

share on:
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Papua, Bangun Manurung - Jubi/Alex
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Papua, Bangun Manurung – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengharapkan investor asing yang masuk dan hendak menanamkan modalnya di Papua tidak membebankan pembiayaan kepada pemerintah daerah setempat.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bangun Manurung di Jayapura mengatakan, pihaknya sangat terbuka dengan investor yang hendak menanamkan modal di wilayahnya karena banyak sumber daya alam yang bisa dikelola.

“Dalam pengertian dari segi pembiayaan atau anggaran itu, kalau boleh jangan dibebankan kepada Pemprov Papua, karena itu harus dengan cara, tentunya bagaimana memilih investasi yang bisa mengembalikan modal dan biaya konstruksi atau biaya investasi yang diinginkan,” katanya Kamis (25/8/2016).

Bangun menjelaskan, pihaknya siap untuk membantu dalam pengurusan perizinan, kesiapan lahan, dan juga membuka akses dengan pihak-pihak yang ada di Papua.

“Hanya yang diharapkan, kalau bisa jangan menjadi beban anggaran ke daerah, apalagi situasi anggaran fiskal kami juga tidak akan mungkin mengakomodir itu,” ujarnya.

Dia menuturkan, nantinya hal ini akan dicari solusi. Bagaimana tanpa harus ada anggaran dari daerah, tetapi proyek tersebut juga bisa jalan.

Sebelumnya, Pemprov Papua menjajaki kerja sama dengan dua investor asing yang bergerak di bidang kelistrikan, yaitu perusahaan China Rainbow International Investment Co, Ltd (CRIIC) berbasis di Tiongkok dan Jardine Cycles and Carriage Group di Singapura.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, masuknya dua investor asing ini merupakan bukti dari dibukanya tahun investasi 2016 di Bumi Cenderawasih. (*)

Editor : Syofiardi
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Investor Asing Jangan Bebani Daerah