BPBD Tolikara Menggelar Seminar Daerah Rawan Bencana 

share on:
Pemandangan kota Karubaga, Tolikara. - Jubi/Derwes Yikwa
Pemandangan kota Karubaga, Tolikara. – Jubi/Derwes Yikwa

Jayapura, Jubi – Pemerintah Tolikara menggelar seminar Daerah Rawan Bencana terkait penanganan bencana khususnya di daerah dengan topografi yang berat. Sebanyak 70 orang dari berbagai instansi termasuk warga lokal turut dilibatkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Tolikara Ferry Kogoya mengatakan, pekan lalu, (23/8/2016), pihaknya memberikan pelatihan sehari kepada 70an orang yang melibatkan berbagai unsur dalam menghadapi bencana di daerah yang memiliki medan berat.

Peserta seminar melibatkan unsur  TNI, Polisi, tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama.

Ferry mengatkaan seminar itu sangat diperlukan sehingga masyarakat yang hidup di daerah dengan medan berat seperti Tolikara bisa memiliki informasi dan kesadaran dini dalam menghadapi bencana tanggap darurat, bencana, dan paska bencana.

Data geologi Tolikara menyatakan bahwa seluruh daerah di Tolikara berpotensi rawan bencana sangat tinggi. “Topografi Tolikara ini sangat berat, rata-rata kemiringan gunung dan lembah sangat terjal antara satu daerah dengan yang lainnya. Jadi, apabila terjadi gempa dengan kekuatan besar tentu akan menimbulkan bencana yang sangat besar pula. Karena itu BPBD Tolikara terus berikan pemahaman secara menyeluruh kepada masyarakat tentang pentingnya rawan bencana,” kata Ferry, Minggu (27/8/2016).

“Kami terus berusaha berikan pemahaman agar masyarakat memahami secara baik pentingnya rawan bencana. Kita tidak bisa memastikan kapan akan terjadi bencana longsor atau banjir bandang, pohon tumbang, dan bencana serupa lainnya. Karenanya, pengetahuan siaga rawan bencana harus diketahui semua pihak baik anak kecil, dewasa, maupun orang tua,” ucapnya.

Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo dalam sambutannya yang di bacakan Assisten III Setda Kabupaten Tolikara Oktovianus Yeimo mengapresiasi kegiatan tersebut. Hal itu, lanjutnya, turut membantu pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak dasar secara nyata kepada masyarakat.

Peserta seminar sehari tentang Daerah Rawan Bencana di Aula GIDI Karubaga, Tolikara, 23 Agustus 2016. - Jubi/Derwes Yikwa
Peserta seminar sehari tentang Daerah Rawan Bencana di Aula GIDI Karubaga, Tolikara, 23 Agustus 2016. – Jubi/Derwes Yikwa

Pemerintah mengaku minim pemahaman tentang peringatan dini rawan bencana ditingkat masyarakat. Ia berharap, semua warganya terpenuhi pengetahuan tentang bencana dan bagaimana menghadapinya. “ Karena daerah Tolikara memiliki potensi rawan bencana sangat besar,” kata bupati.

Materi seminar rawan bencana daerah disampaikan dua orang pemateri dari BPBD tingkat provinsi dan kabupaten Tolikara. (Derwes Yikwa)

 

Editor : Yuliana Lantipo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BPBD Tolikara Menggelar Seminar Daerah Rawan Bencana