Dumai Tertutup Kabut Asap, Sekalipun Bukan Titik Api

share on:
Suasana Kota Dumai yang lengang karena kabut asap tebal pagi ini membuat warga enggan ke luar - halloriau.com
Suasana Kota Dumai yang lengang karena kabut asap tebal pagi tadi membuat warga enggan ke luar – halloriau.com

Dumai, Jubi – Kabut asap dampak kebakaran lahan dan hutan yang menyelimuti Kota Dumai hingga pukul 10.00 WIB pada Minggu pagi (28/8/2016) tampak semakin pekat dan menutupi jarak pandang hanya menyisakan berkisar 500 meter.

Kondisi kabut asap bercampur bau abu kebakaran terasa antara lain di Jalan Hasanuddin Dumai. Sebagian warga sudah mulai memakai masker saat berkendaraan, namun pejalan kaki masih tampak ada yang belum menggunakan masker.

Kondisi lingkungan udara tidak sehat dan tercemar ini membuat warga memilih tetap di dalam rumah, terutama orang tua dan anak-anak di bawah lima tahun karena cemas kesehatan terganggu.

“Bau asapnya sudah tercium di dalam rumah, dan anak-anak mulai diserang flu, karena itu pintu dan jendela tidak dibuka seperti biasanya,” kata Ayu Wahyuni, seorang ibu rumah tangga warga Jalan Hasanuddin Dumai.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Provinsi Riau, dilansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, menyebutkan kabut asap telah menyebabkan jarak pandang menjadi pendek di daerah pesisir di Provinsi Riau , yaitu hanya 1.000 meter.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Dumai, Muhammad Rasyid Ridho, menyebutkan data BMKG menyatakan Kota Dumai nihil titik api, namun akibat kejadian kebakaran lahan dan hutan di sejumlah daerah membuat udara diselimuti kabut asap.

“Jarak pandang menyisakan hanya satu kilometer, dan kebakaran lahan berdasarkan pemantauan BMKG tidak ada di Dumai,” kata Ridho pula.

Dia menyebutkan, kebakaran lahan di Provinsi Riau berdasarkan data BMKG terpantau hanya empat hotspot, yaitu 3 titik di Kabupaten Rokan Hilir dan 1 titik di Siak 1.

Dia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai kabut asap ini, dengan cara mengurangi kegiatan di luar ruangan dan selalu memakai masker agar tidak terserang sakit gangguan pernapasan maupun mengalami iritasi mata.

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dumai Tertutup Kabut Asap, Sekalipun Bukan Titik Api