LSM Barapen Sayangkan Adanya Sekolah Berlantai Tanah di Kabsor

share on:
SD Silo Segun Siswa SD Belajar di atas Tanah - Jubi/istimewa
SD Silo Segun Siswa SD Belajar di atas Tanah – Jubi/istimewa

Sorong,Jubi – Sekretaris  Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Peduli Nusantara (Barapen) wilayah Sorong, Raman Kabes menyayangkan masih adanya Sekolah Dasar yang berlantai tanah serta membuat api guna mengusir agas saat jam belajar di wilayah Kabupaten Sorong Papua Barat.

Ironisnya Kondisi Pendidikan di daerah dengan puluhan sumur Kilang Minyak tersebut, namun hingga saat ini masih ada  pendidikan yang terbelakang. Menurutnya seharusnya pemerintah Kabupaten Sorong dengan visi dan misinya yakni penerapan pendidikan gratis di semua jenjang, perlu didukung dengan kondisi fisik dan sarana prasana di sekolah yang memadai.

“Ini perlu di tinjau ulang Bupati jangan hanya jalan kampanye keberhasilan bongkar jalan di hutan sana sini, tapi orang asli Papua di sana hidupnya lebih buruk dari orang di Afrika,” ujar Sekretaris LSM Barapen Rahman Kabes, Minggu (28/8/2016).

Lanjut  kabes dirinya berkomentar setelah membaca pemberintaa media soal tidak adanya fasilitas meja dan Kursi yang dialami oleh siswa SD YPK Silo Segun Kabupaten Sorong, Sekolah tersebut sebenarnya berada di wilayah CSR Pertamina , mengapa tidak ada tanggap serius dari pihak perusahaan yang mengambil Minyak bumi milik Masyarakat adat di sana tanpa memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Cuma mau bikin bangku  meja untuk mereka belajar saja susah, apa lagi ada banyak perusahaan Pengeboran Minyak di situ” katanya.

Sebelumnya Pemerhati Pendidikan  Sorong Raya Robertus Nauw merilis beberapa data sekolah sekolah dasar yang cukup memprihatinkan di wilayah Kabupaten Sorong , Sekolah Dasar (SD) YPK Silo Segun yang siswa bersekolah di gedung sekolah berlantai  tanah tanpa meja dan kursi. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  LSM Barapen Sayangkan Adanya Sekolah Berlantai Tanah di Kabsor