BMD: Dukungan Parpol, Kita Buktikan Nanti di KPU

share on:
Bakal Calon Wali Kota Jayapura, Boy Markus Dawir (Tengah) - Jubi/Istimewa/Ronald
Bakal Calon Wali Kota Jayapura, Boy Markus Dawir (Tengah) – Jubi/Istimewa/Ronald

Jayapura, Jubi – Kandidat Calon Wali Kota Jayapura, Boy Markus Dawir atau yang akrab disapa BMD akhirnya bersuara menanggapi berbagai pemberitaan di media massa belakangan ini terkait dukungan Partai Politik (Parpol) kepada bakal pasangan calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Jayapura pada Pilkada serentak 2017 mendatang.

Ia mengatakan, BMD dan pasangannya, Nur Alam  atau Alam siap bertarung dalam Pilkada 2017 di Kota Jayapura. Pihaknya kini berupaya menyiapkan Parpol yang akan mengusung BMD-Alam pada Pilkada mendatang.

“Apa yang disampaikan calon lain di berbagai media, kalau sudah mengantongi 33 kursi Parpol yang ada di DPRD Kota Jayapura, silahkan saja. Tapi nanti kita lihat di KPU ketika pendaftaran 21 September mendatang. Siapa yang diusung partai mana,” kata BMD, Senin (29/8/2016).

Politisi Demokat yang juga Ketua Komisi IV DPR Papua itu mengklaim, kini sudah ada kurang lebih 16 Parpol kursi di DPRD Kota Jayapura yang akan mengusung pasangan BMD-Alam.

“Kami hitung-hitung, diposisi kami kurag lebih ada 16 kursi. Kalau di kami ada 16 di posisi lain sisa 24. Kalau ada yang klaim sudah dapat 33 kursi saya rasa terlalu dini. Nanti kita akan lihat ketika pendaftaran di KPU,” ucapnya.

Salah satu partai yang diklaim akan mengusung pasangan BMD-Alam yakni Partai Demokrat, yang memiliki empat kursi di DPRD Kota Jayapura dan PPP dengan dua kursi.

“SK DPP PPP sementara proses. Biarlah rakyat memberikan pulihan nantinya. Semua pilihan ada ditangan rakyat Kota Jayapura. Kalau nanti pihak yang mengklaim mengantongi 33 kursi tak mendapat dukungan sebanyak itu, berarti dia telah melalukan pembohongan publik kepada rakyat Kota Jayapura,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Elvis Tabuni mengingatkan para pasangan calon kepala daerah yang akan berebut kursi orang nomor satu dan dua di 10 kabupaten dan kota dalam Pilkada di Papua pada Pilkada serentak 2017 mendatang tak berpolitik “kotor”.

Ia mengatakan, merebut posisi kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak harus dengan cara-cara yang tak sportif. Jangan menicptakan perpecahan, gesekan dan benturan di masyarakat demi kepentingan politik dan kekuasaan.

“Bersainglah secara jujur. Kedepankan demokrasi bersih. Tanpa kekerasan dan politik uang untuk mendapat dukungan suara. Jangan menggunakan segala cara untuk mendapat jabatan dan kekuasaan. Kalah menang dalam Pilkada itu hal wajar,” kata Elvis Tabuni. (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BMD: Dukungan Parpol, Kita Buktikan Nanti di KPU