Mahasiswa Intan Jaya: Kasus Sugapa Harus Dituntaskan

share on:
Mahasiswa Intan Jaya di Jayapura saat menggelar konfrensi pers terkait kasus penembakan Otianus Sondegau di Sugapa, Senin, (29/08/2016) - Jubi/Abeth You
Mahasiswa Intan Jaya di Jayapura saat menggelar konfrensi pers terkait kasus penembakan Otianus Sondegau di Sugapa, Senin, (29/08/2016) – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Intan Jaya (IPMIJ) di Jayapura menegaskan, kasus pembunuhan yang menewaskan Otinus Sondegau di Sugapa, Intan Jaya, Papua, Sabtu, (27/8/2016) oleh kesatuan Brimob harus dituntaskan secara terang-benderang. Jangan samakan kasus Sugapa dengan Paniai Berdarah yang hingga kini belum ada titik temu.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua IPMIJ, Melianus Duwitauw, bahwa tragedi di Sugapa tidak bisa disembunyikan entah oleh  siapapun, sebab pelakunya telah diketahui oleh public, yaitu diduga oknum Brimob Detasemen C.

“Kasus penembakan terhadap saudara Otinus Sondegau terjadi pada siang hari. Dan kita semua sudah ketahui pelakunya adalah oknum Brimob yang ada di Intan Jaya. Maka, kami meminta tidak ada orang yang bisa sembunyikan,” jelas Melianus Duwitauw didampingi sejumlah mahasiswa Intan Jaya dalam konfrensi pers di asrama mahasiswa Intan Jaya di Jayapura, Senin (29/8/2016).

Dikatakan Duwitauw, ia membandingkan dengan kasus Paniai Berdarah di mana saat itu ada banyak institusi yang berada di tempat kejadian, sehingga sampai saat ini tidak menemukan siapa pelaku. “Jangan samakan dengan kasus Paniai Berdarah. Karena, karena kasus Sugapa ini sudah jelas pelakunya,” tegasnya.

Selain Otianus, lanjutnya, ada Nopranus Sondegau, Hanz Belau, Luter Japogau dan satunya belum diketahui identitas.

“Terkait ini, kami harus katakana dan sepakat bahwa ini sudah kesekian kali oknum Brimob bikin ulah yang meresahkan warga,” katanya.

Melihat sejumlah tragedy ini, Rupinus Japogau dari Komunitas Mahasiswa Independen Somatua mengatakan, Kapolda Papua segera menarik semua anggota Brimob yang ada di Intan Jaya karena sangat mersehkan dan merusak masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami minta agar segera melakukan pemecatan tanpa terhormat kepada lima oknum anggota Brimob Kompi C Biak yang bertugas di Intan Jaya di depan umum dan segera lakukan proses hukum positif di pengadilan sipil, bukan di pengadilan militer,” katanya berharap. (*)

 

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mahasiswa Intan Jaya: Kasus Sugapa Harus Dituntaskan