Orang Tua Murid: Tidak Benar Ada Pungli di SMP YPK Genyem

share on:
Orang tua murid Ferry Kasumat, Wakil Kepala SMP YPK Genyem Salmon Yom, Albert Griayapon, Julianus Griyapon, , John Yoweni, Alfrida Waromi, Juliana Giay, Ketua PGRI Distrik Nimboran Marta Giay dan Ketua Komite Sekolah SM P YPK Genyem Yesaya Bano-Jubi/dam
Orang tua murid yang berkunjung ke Kantor Jubi, Ferry Kasimat, Wakil Kepala SMP YPK Genyem, Salmon Yom, Albert Griyapon, Julianus Griyapon, John Yoweni, Alfrida Waromi, Juliana Giay, Ketua PGRI Distrik Nimboran Marta Giay dan Ketua Komite Sekolah SM P YPK Genyem Yesaya Bano-Jubi/dam

Jayapura, Jubi- Wakil orang tua murid, bersama Ketua Komite Sekolah SMP Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Genyem, Distrik Nimboran, memrotes pemberitaan Jubi Senin (22/8/2016) tentang Orang Tua SMP YPK Keluhkan Pungutan Liar (Pungli).

Menurut mereka hal itu tidak benar, karena semua orang tua setuju untuk mencari dana pembangunan pagar sekolah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan murid-murid.

Ketua Komite Sekolah SMP YPK Genyem, Yesaya Bano, mengatakan pihak orang tua sudah sepakat untuk sama-sama mencari dana membangun pagar sekolah.

“Jadi tidak benar kalau ada yang protes soal pungutan tersebut, apalagi nama nara sumber yang bicara itu tidak punya anak yang bersekolah di SMP, dan tidak dikenal,” katanya saat bertandang di Kantor Redaksi Tabloidjubi.com dan Koran Jubi, Senin (29/8/2016).

Dia mengatakan program ini baru wacana dan belum berjalan, tiba-tiba ada pemberitaan ini sehingga kepala sekolah SMP meminta orang tua untuk klarifikasi dalam rapat orang tua pada Sabtu (27/8/2016) di SMP YPK Genyem.

Baca juga Orang Tua Murid SMP YPK Keluhkan Biaya Tinggi dan Pungutan Liar

Senada dengan itu seorang tokoh setempat dan orang tua murid, Ferry Kasimat, yang ikut rombongan ke redaksi Jubi menambahkan, berdasarkan pertemuan orang tua pada Sabtu lalu di SMP YPK Genyem menyatakan, pertama nara sumber bernama Jack Hembring bukan orang tua siswa SMP YPK Genyem dan hanya merusak nama baik orang tua oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Reporter Jubi saat mewawancarai Noak Yapsenang di Genyem belum lama ini.-Jubi/dok
Reporter Jubi saat mewawancarai Noak Yapsenang di Genyem belum lama ini.-Jubi/dok

Sementara itu pemimpin redaksi Jubi, Dominggus A Mampioper sangat berterima kasih atas kunjungan dan koreksi yang diberikan agar menjaga nama baik terutama aktivitas belajar anak-anak di SMP YPK Genyem. “Yang jelas kami meminta maaf atas pemberitaan ini dan tidak punya tujuan untuk merusak citra dan nama baik SMP termasuk orang tua serta kepala sekolah,”kata Mampioper.

Ditambahkan pihak Jubi tetap akan menjalin kerja sama dengan SMP YPK karena pendidikan di sana tanggungjawab semua pihak termasuk Jubi.

“Kami tidak bertujuan mengganggu atau pun merusak citra sekolah, karena itu kami meminta maaf kepada semua pihak dan berharap anak-anak sekolah tetap belajar dengan baik,” katanya.

Reporter Jubi, Hengky Yeimo, juga mengakui kesalahan pemberitaan Senin (22/8/2016) lalu terkait nama nara sumber. Nara sumber yang menemuinya bernama Noak Yapsenang, dan bukan Jack Hembring. Tetapi Hengky juga mengatakan bahwa informasi yang dimuat di dalam pemberitaan itu adalah benar dari sumber yang bernama Noak Yapsenang tersebut.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Orang Tua Murid: Tidak Benar Ada Pungli di SMP YPK Genyem