Suku Yerisiam Gua Pertanyakan Hasil Pansus DPRD Nabire

share on:
Kantor DPRD Kabupaten Nabire – Jubi/Titus
Kantor DPRD Kabupaten Nabire – Jubi/Titus

Nabire, Jubi – Masyarakat Suku Yerisiam gua mempertanyakan hasil Panitia Khusus (Pansus) DPDR Kabupaten Nabire terkait dusun sagu yang digusur PT.Nabire Baru.

“Hingga hari ini sudah tiga bulan belum ada kabar penyelesaian dusun sagu. Padahal masyarakat sangat berharap ada penyelesaian dari hasil kerja DPRD Nabire, sebagai wakil rakyat kami,” ujar Sekretaris Suku Besar Yerisiam Gua, Robertino Hanebora kepada Jubi, Senin (29/8/2016).

Menurutnya, DPRD harusnya bersikap netral dan bekerja untuk kepentingan rakyat yang memilih mereka duduk di lembaga tersebut. Tetapi melihat perkembangannya, Hanebora menilai rakyat terus dibiarkan.

“Akhirnya rakyat yang jadi korban. Ada apa sebenarnya? Ataukah kami harus demonstrasi baru ada penyelesaiannya? Saya berharap DPRD segera mengambil langkah agar persoalan ini segera selesai,” tegasnya.

Hanebora menjelaskan, akibat kerja pansus yang tidak jelas, PT. Nabire Baru terus melakukan pembongkaran dusun sagu milik mereka.

“Padahal seharusnya tidak ada aktivitas hingga ada penyelesaian. dusun sagu itu. Sebab dusun sagu adalah kelanjutan hidup kami, moyang kami, makanan kami,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Nabire, Mercy Kegou saat dikonfirmasi mengatakan, situasi di DPRD Nabire ada pro dan kontra yang mengakibatkan ruangan Badan Musyawarah ( Bamus ) da Ruangan Sidang di gembok kurang lebih tiga bulan terakhir ini.

“Permasalahan internal DPRD ini mengakibatkan kegiatan DPRD tidak berjalan semestinya. Jadi kami akan jadwalkan kembali melalui rapat internal Dewan untuk menyelesaikan secepatnya,” ujarnya. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Suku Yerisiam Gua Pertanyakan Hasil Pansus DPRD Nabire