Protes Australia, Norfolk Cari Dukungan ke Parlemen Inggris

share on:

Norfolk, Jubi – Delegasi parlemen Inggris mengunjungi pulau Norfolk pekan ini atas undangan oposan kebijakan pengambilalihan pulau oleh Australia. 

Suasana aksi warga Norfolk, September 2015/RNZI
Suasana aksi warga Norfolk, September 2015/RNZI

Seperti diberitakan, status pemerintahan sendiri yang disandang pulau Norfolk selama hampir 36 tahun telah diakhiri oleh pemerintah federal Australia tahun lalu.

Canberra lalu mendirikan sebuah badan pemerintahan regional di Norfolk pada bulan lalu.

Kebijakan ini menuai reaksi penolakan dari warga Norfolk yang menghendaki status sebelumnya.

Upaya warga Norfolk untuk mengubah pendirian Canberra telah dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melakukan aksi demonstrasi. Kali ini, mereka mengundang anggota parlemen Inggris untuk melakukan kunjungan lapangan ke pulau Norfolk.

Kelompok oposan yang menyebut dirinya sebagai aliansi rakyat untuk demokrasi (PFD) mengatakan bahwa kebijakan Australia itu tidak berdasar dan ditolak oleh seluruh warga Norfolk.

Tiga bulan lalu, para pendemo melakukan protes dengan menggelar tenda di depan kantor perwakilan Australia di Norfolk. Juru bicara PFD, Andre Nobbs mengatakan bahwa mereka bisa saja berkemah hingga 100 malam dan tidak akan mendapat tekanan untuk mengakhiri protesnya.

Mereka protes saat itu karena Australia mulai mengirimkan personel keamanannya ke pulau tersebut. Direktur eksekutif pemerintahan setempat, Peter Gesling mengatakan, kelompok tersebut berhak protes dan tidak akan ada yang bisa mengakhirinya.

Namun, Gesling mengerti tujuan diterjunkannya personel keamanan oleh Australia yaitu untuk menjaga fasilitas milik Canberra di pulau tersebut dan akan menjadi di bawah negara bagian New South Wales.

Warga Norfolk tetap menolak kehadiran otoritas Australia dan menyebut kebijakan ini sebagai rekolonisasi. Warga Norfolk juga telah mengadukan hal ini ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk meminta hak mengatur pemerintahan sendiri seperti sebelumnya. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Protes Australia, Norfolk Cari Dukungan ke Parlemen Inggris