Ribuan Warga Kota Sorong Belum Rekam E-KTP

share on:

Ilustrasi e-KTP
Ilustrasi e-KTP
Sorong, Jubi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong pesimistis bisa menyelesaikan perekaman e-KTP bagi warga kota itu.

Setidaknya dari 187 ribu warga wajib e-KTP baru 60 persen atau sekitar 70 ribu orang yang sudah melakukan perekaman. Sementara ribuan lainnya belum dilakukan perekaman.

Kepala Disdukcapil Kota Sorong Abubakar Alhamid di Sorong, Selasa (30/8/2016) mengatakan pihaknya berupaya agar perekaman e-KTP segera diselesaikan.

“Sekarang dikasih batas waktu 30 September, mengejar ini kan yang jelas untuk mencapai 100 persen mungkin tidak, tapi kita berusaha bisa mencapai 80 persen. Jadi, dari 60 persen naik menjadi 80 persen,” katanya.

Sesuai edaran Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil RI nomor 470/746/35.73.316/2016/tentang batas akhir perekaman e-KTP bahwa batas akhir perekaman e-KTP pada 30 September 2016.

Warga Kota Sorong, hingga Selasa siang terpaksa harus mengantre untuk melakukan perekaman. Bahkan dikeluhkan soal lambannya pelayanan dinas terkait soal perekaman e-KTP.

Perekaman lambat disebut-sebut karena kurangnya petugas dan koneksi server internet yang lambat.

“Staf Dukcapil ini sedikit mesti diantisipasi dengan penambahan staf. Kita nggak dengar kalau dipanggil karena Dukcapil tidak menyediakan pengeras suara,” kata warga Kota Sorong, Halijo.

Disdukcapil mengklaim ketersediaan blanko e-KTP dan blanko kartu keluarga aman karena terus didatangkan dari Dirjen Dukcapil Kementrian Dalam Negeri. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ribuan Warga Kota Sorong Belum Rekam E-KTP